Buruh Tuntut UMK Bandung Raya Disamakan

Buruh Tuntut UMK Bandung Raya Disamakan

Organisasi buruh SPN saat menuntut kesejahteraan. (Foto ADE)

Bandung – Berbagai organisasi buruh seperti SPN (Serikat Pekerja Nasional), SPSI (Serikat Pekerja Seluruh Indonesia), dan KASBI Bandung Raya, menuntut agar pemerintah daerah menetapkan UMK (Upah Minimun Kota/Kabupaten) 2015 untuk Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung naik cukup  berarti. Para buruh di keuda derah itu menuntut UMK minimal kenaikannya disamakan dengan UMK Kota Bandung.

Menurut penjelasan perwakilan SPSI Kabupaten Bandung, Tarwan buruh di lingkungan Kabupaten Bandung dan Kota Cimahi menuntut agar UMK di daerah Bandung Raya harus disamaratakan. Jadi antara Kota Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung jumlah nominal UMK-nya sama.

“UMK di daerah Bandung Raya harus sama jumlah nominalnya, karena banyak buruh yang bekerja di Kabupaten Bandung atau Cimahi, ada yang berasal dari Kota Bandung. Begitu juga sebaliknya jadi harus sama besarannya antara Kota/Kabupaten di lingkup Bandung Raya,” jelas Tarwan saat ditemui di Jl. Kopo, Bandung, Rabu (08/10/2014).

Tarwan menilai, UMK di Bandung Raya itu harus sama karena berdasarkan survei KHL kebutuhan hidup di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi itu relatif sama. “Biaya kebutuhan hidup di Kota/Kabupaten di Bandung Raya relatif sama, jadi mendingan UMK 2015 jangan dibedakan, yang saat ini berbeda Rp 300.000,” nilai Tarwan. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,