Fonemena Aurora Borealis Tampakkan Diri di Langit Bumi

Fonemena Aurora Borealis Tampakkan Diri di Langit Bumi

Fonemena Aurora Borealis Tampakkan Diri di Langit Bumi.

Colorado - Sebuah fenomena alam yang memancarkan cahaya menyala di langit atau lazim disebut "Aurora" kembali muncul. Kemunculannya praktis membuat decak kagum para pengamat langit. Aurora kali ini muncul yang memicu kekuatan badai matahari yang lebih signifikan dan spektakuler, dari perkiraan para pengamat cuaca antariksa. 

Dikutip dari The Guardian, Rabu (18/3/2015) fenomena indah aurora ini muncul dipicu oleh dua ledakan plasma magnetik matahari, Minggu pekan lalu. Badai matahari itu kemudian sampai ke langit bumi pada Selasa pagi, lebih awal 15 jam dari perkiraan awal para pengamat cuaca antariksa.
Berdasarkan perhitungan para pengamat, badai matahari yang menyapa langit bumi tergolong parah, yakni peringkat 4. Untuk diketahui menurut standar National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), efek elektromagnetik badai matahari ada pada kisaran tingkat 1 hingga 5. Artinya, badai pada pekan lalu cukup besar.

"Secara signifikan memang lebih kuat dari yang diharapkan," ujar Thomas Berger, Direktur Pusat Prediksi Cuaca Antariksa, Colorado, Amerika Serikat.

Meski pihak berwenang memperingatkan potensi gangguan pada jaringan listrik, pelacakan GPS dan sistem komunikasi. Namun sejauh ini Berger mengatakan, tak ada semburan radiasi yang berdampak pada operasi satelit.

Aurora Borealis atau cahaya uata telah terlihat sejak Selasa pagi, sebelum matahari terbit di langit Utara AS. Fenomena itu terlihat dari pengamatan di wilayah Washington, North Dakota, South Dakota, Minnesota dan Wisconsin.
Untuk diketahui aurora merupakan fenomena alam yang menyerupai pancaran cahaya, yang menyala-nyala pada lapisan ionosfer dari sebuah planet. Di Bumi, aurora terjadi di daerah sekitar Kutub Utara dan Kutub Selatan. Aurora terjadi akibat adanya interaksi antara medan magnetik yang dimiliki planet dengan partikel bermuatan, yang dipancarkan oleh Matahari (angin surya).
Penampakan aurora yang mencolok dilaporkan muncul di Estonis dan Alaska. Pengamat juga memperkirakan, aurora kali ini juga menyapa langit di wilayah Rusia, Eropa Utara dan Jerman tengah serta Polandia. 

Sementara di belahan bumi selatan, fenomena itu dilaporkan muncul dari pengamatan di Dunedin, Selandia Baru, Perth dan Goulburun, Australia. (Jr.)**
.

Categories:Unik,
Tags:unik,