Gerhana Bulan Terhalang Langit Mendung

Gerhana Bulan Terhalang Langit Mendung

Red Moon Tertutup Awan. (Foto: Net)

Lembang -  Warga Kota Bandung merasa kecewa karena fenomena alam yang jarang terjadi dan disebut-sebut dengan istilah blood moon, ternyata tidak sesuai dengan harapan. Pasalnya, cuaca mendung di Kota Bandung menjadi penghalang warga yang ingin mengamati “bulan merah” tersebut dengan mata telanjang.

Seperti diungkapkan Rizal (28), warga Cikaso Bandung. Dirinya merasa kecewa karena tidak dapat melihat secara utuh fenomena alam yang sangat menakjubkan tersebut. “Memang sejak sore tadi cuaca Kota Bandung seperti kurang bersahabat,” ujar Rizal kepada Cikalnews.com, Rabu (08/10/2014).

Pernyataan tak jauh berbeda diungkapkan pula oleh Dudi (44) warga Panyileukan Bandung. “Saya sebenarnya sudah sejak pulang kantor menunggu pemandangan indah yang katanya akan tersaji saat gerhana bulan terjadi. Namun agak kecewa juga sih, karena ternyata bulan lebih banyak tertutup awan,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan hasil pengamatan gerhana bulan total di Observatorium Boscha pun sama, terhalang oleh mendungnya langit Kota Bandung. "Sebab itu kita hanya membuka dua teleskop saja yang akan digunakan untuk publik," ujar Peneliti Observatorium Boscha, Zainuddin Muhammad Arifin.

Seperti diketahui, gerhana bulan total diprediksi bakal terlihat di langit pada saat terbit pukul 17.27 WIB hingga pukul 18.22 WIB. Posisi gerhana bulan total paling bagus untuk dilihat secara kasat mata pada titik 2,6 derajat atau jika diwaktukan tepat pada pukul 17.55 WIB. Namun karena cuaca Kota Bandung mendung, akhirnya tidak semua orang dapat melihatblood moon.Saat gerhana bulan terjadi, dari sejumlah masjid yang ada di wilayah Kota Bandung dan sekitarnya, terdengar suara takbir berkumandang memuji kebesaran Sang Pencipta Allah SWT. Berdasarkan pantauan Cikalnews.com di lapangan, cukup banyak masjid di Kota Bandung yang menyelenggarakan salat gerhana berjemaah. (AY)

.

Categories:Nasional,