Gerhana Matahari Total Bisa Lumpuhkan Eropa

Gerhana Matahari Total Bisa Lumpuhkan Eropa

Gerhana Matahari Total.(ILustrasi:Net)

Berlin -  Operator pembangkit listrik di sepanjang Eropa bersiap menghadapi gangguan utama, akibat fenomena gerhana Matahari yang terjadi pada Jumat (20/3/2015) besok.
 
Gerhana kali ini dianggap bukan fenomena alam biasa, karena dampak yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang diprediksi dapat melumpuhkan kelistrikan di kawasan Eropa.  "Risiko insiden tidak dapat sepenuhnya dikesampingkan. Untuk pertamakalinya ini diprediksi memiliki dampak yang relevan pada operasi yang aman dari sistem tenaga listrik di Eropa," demikian pernyataan European Network of Transmission System Operators for Electricity (Entso-e), seperti dilansir Ibtimes, Rabu.  
 
Entso-e menyatakan, gerhana matahari sebelumnya pernah terjadi, namun gerhana Matahari yang akan datang muncul dengan kenaikan generasi energi photovoltaic yang terpasang. "Risiko insiden bisa serius tanpa penanggulangan yang tepat," tambahnya.  
 
Hampir 100 persen tenaga listrik dihasilkan dari Matahari. Menurut para analis, pada 20 Maret 2015 Matahari akan bersinar dengan terik, namun tiba-tiba terjadi gerhana. Ini bisa mengakibatkan penurunan produksi sebanyak 34 ribu megawatts.  
 
Produksi energi Matahari diestimasi akan jatuh 75 persen bila langit tak berawan sebelum terjadi gerhana. Meski demikian, tim Entso-e diharapkan mampu mengantisipasi fenomena tersebut.  "Pusat kontrol di Eropa akan selalu berkomunikasi selama gerhana untuk mengurangi waktu reaksi," kata Konstantin Staschus, Secretary General Entso-e.  
 
Menurutnya, gerhana Matahari ini akan menjadi fenomena yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk sistem kelistrikan di Eropa. Gerhana akan melintasi Eropa dari Portugal ke Finlandia. Jerman sebagai negara yang paling gelap saat terjadi gerhana matahari tersebut.  
 
Pada tahun lalu, diestimasi 18 persen dari konsumsi listrik di Jerman berasal dari tenaga surya. Gerhana Matahari pada 20 Maret 2015 itu juga mempengaruhi Italia, Spanyol dan Prancis.  (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:bencana,