Harga Rusun di Bandung Timur Harapan MBR

Harga Rusun di Bandung Timur Harapan MBR

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung - Pengembangan rumah susun di kawasan Bandung timur merupakan harapan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk mendapatkan rumah, sehingga harganya harus terjangkau, kata Pengamat Arsitektur dari Universitas Parahyangan Anindhita N Sunartio di Bandung, Kamis (19/3/2015).


"Yang perlu diperhatikan pemerintah adalah harga hunian dan tanah di Bandung Tmur nantinya harus terjangkau bagi masyarakat menengah kebawah" kata Anindhita.

Ia menyebutkan masalah utamanya adalah hunian, harga tanah dan pengasilan penduduk Bandung berbeda jauh. Sedangkan yang paling membutuhkan hunian layak adalah masyarakat khususnya yang berpenghasilan rendah.

"Bandung Timur satu-satunya daerah yang masih potensial untuk dibangun. Sebab Bandung utara sudah memiliki fungsi sebagai daerah resapan air dan harus dibatasi pertumbuhan jumlah bangunan. Sedangkan Bandung Barat dan Selatan sudah tidak potensial dibangun," katanya.

Lebih lanjut, Anindhita menyatakan pengembangan ragam rumah susun menjadi solusi untuk mengatasi terbatasnya lahan hunian.

"Ragam rumah susun dikebembangkan menurut kebutuhan masyarakat yang berbeda-beda. Jika dikembangkan, hunian bagi masyarakat menengah kebawah akan terpenuhi," katanya.

Ia mengatakan ragam rumah susun ini harus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan 33 provinsi di Indonesia yang secara geografis dan kebutuhan masyarakatnya berbeda-beda.

Di sisi lain, kata dia rumah susun saat ini hanya menyelesaikan masalah keterbatasan lahan saja. Padahal masyarakat membutuhkan hunian yang aman, nyaman dan sehat.

"Rencana jangka panjangnya harus besar yaitu pemerataan titik-titik hunian, sehingga tidak terkonsentrasi di satu kawasan," katanya menambahkan.(AY)
.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,