Ilmuwan Indonesia : Kembalikan Kedaulatan Rakyat

Ilmuwan Indonesia : Kembalikan Kedaulatan Rakyat

Ketua Program Pascasarjana Interdisiplin UI, Prof. Dr. Sulistyowati Irianto Soewarno MA . (Foto: Net)

jakarta - Setelah menyoroti soal pemilihan presiden beberapa waktu lalu, kalangan ilmuwan Indonesia dari berbagai perguruan tinggi kembali mengeluarkan seruan moral mengenai penyelenggaraan negara agar berjalan tetap demokratis dengan mengembalikan kedaulatan kepada rakyat.

"Kita lahir dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Oleh karena itu kedaulatan rakyat menjadi roh, spirit, dan sendi kehidupan bangsa ini," demikian antara lain bunyi seruan moral ilmuwan Indonesia yang dimotori Ketua Program Pascasarjana Interdisiplin UI, Prof. Dr. Sulistyowati Irianto Soewarno MA di Jakarta, Kamis (09/10/2014).

Sejumlah ilmuwan lain yang bergabung dalam seruan moral itu, antara lain Dekan Fakultas Kedokteran UI Dr. Ratna Sitompul dan Dr. Karlina Supelli dari Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara.

Disebutkan, bahwa para ilmuwan atas nama "Aliansi Ilmuwan Indonesia untuk Bangsa" ingin memastikan bahwa penyelenggaraan negara dan tata kehidupan antarwarga ditegakkan atas dasar konstitusi dan nilai-nilai luhur Pancasila.

Mereka menyikapi  perkembangan politik belakangan ini mengkhawatirkan dan sudah berdampak pada merosotnya kepercayaan publik di dalam maupun di luar negeri dan berpengaruh pada dunia ekonomi.

Beberapa waktu lalu, saat proses penghitungan suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden terjadi perbedaan di berbagai hasil hitung cepat, kalangan ilmuwan juga menyampaikan seruan moral untuk menghindari "perpecahan" bangsa lantaran antarpendukung capres dan cawapres saling mengklaim kemenangan.

Menurut Sulistyowati, kontribusi kepada masyarakat terutama dalam peristiwa dan masalah mendasar bangsa adalah kewajiban dan tanggung jawab ilmuwan, peneliti, pekerja akademik di lembaga pemerintah dan nonpemerintah, melalui kerja akdemik dan metode ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan.

"Kami bersikap demi kesinambungan kehidupan berbangsa dan bernegara yang sehat serta terbangunnya peradaban kemanusiaan Indonesia masa depan," katanya.

Para ilmuwan bersama publik, katanya, berharap proses pengambilan kebijakan politik yang diputuskan para elit bangsa lebih mementingkan bangsa dan masa depannya ketimbang kepentingan kelompok. (AY)

.

Categories:Nasional,
Tags:pendidikan,