Polres Manokwari Musnahkan Satu Ton Miras Oplosan

Polres Manokwari Musnahkan Satu Ton Miras Oplosan

Ilustrasi.(Foto:Net)

Manokwari - Satuan Narkoba Polres Manokwari, Papua Barat, memusnahkan satu ton botol berisi minuman keras oplosan tidak berizin edar yang disita dari masyarakat.


Minuman keras yang dimusnahkan itu hasil sitaan kepolisian dari seorang ibu rumah tangga berinisial NN dari daerah Bitung, Sulawesi Utara, yang mendatangkannya dengann menggunakan kapal, kata Kepala Satuan Narkoba Polres Manokwari, AKP Andis Anshori di Manokwari, Sabtu (21/3/2015) WIB..

Dia mengatakan, "Minuman keras itu akan dijual NN ke masyarakat di Manokwari, namun sebelum diketahui oleh polisi dan diamankan." Ia mengatakan, pelaku akan diproses hukum sesuai Undang-Undang Pangan karena ratusan botol minuman keras oplosan milik pelaku itu tidak memenuhi standar sanitasi pangan.

Selain itu, ratusan botol minuman keras oplosan milik pelaku tidak ada izin produksi maupun izin penjualan bahkan kandungan alkoholnya tinggi dan membahayakan kesehatan masyarakat.

"Penyidik hanya menyimpan beberapa botol sebagai sampel proses hukum, sedangkan yang lainnya dimusnahkan karena Polres Manokwari tidak memiliki tempat untuk menyimpan barang bukti minuman keras sebanyak itu," ujar Kasat Narkoba. (AY)Polres Manokwari Musnahkan Satu Ton Miras Oplosan
 
Manokwari - Satuan Narkoba Polres Manokwari, Papua Barat, memusnahkan satu ton botol berisi minuman keras oplosan tidak berizin edar yang disita dari masyarakat.

Minuman keras yang dimusnahkan itu hasil sitaan kepolisian dari seorang ibu rumah tangga berinisial NN dari daerah Bitung, Sulawesi Utara, yang mendatangkannya dengann menggunakan kapal, kata Kepala Satuan Narkoba Polres Manokwari, AKP Andis Anshori di Manokwari, Sabtu (21/3/2015) WIB..

Dia mengatakan, "Minuman keras itu akan dijual NN ke masyarakat di Manokwari, namun sebelum diketahui oleh polisi dan diamankan." Ia mengatakan, pelaku akan diproses hukum sesuai Undang-Undang Pangan karena ratusan botol minuman keras oplosan milik pelaku itu tidak memenuhi standar sanitasi pangan.

Selain itu, ratusan botol minuman keras oplosan milik pelaku tidak ada izin produksi maupun izin penjualan bahkan kandungan alkoholnya tinggi dan membahayakan kesehatan masyarakat.

"Penyidik hanya menyimpan beberapa botol sebagai sampel proses hukum, sedangkan yang lainnya dimusnahkan karena Polres Manokwari tidak memiliki tempat untuk menyimpan barang bukti minuman keras sebanyak itu," ujar Kasat Narkoba. (AY)
.

Categories:Nasional,
Tags:,