Polisi Jaga Ketat Rumah Bos ISIS yang Digeledah

Polisi Jaga Ketat Rumah Bos ISIS yang Digeledah

densus88 saat melakukan penggerebekan di rumah milik M. (detik)

Jakarta - Polisi mulai mencium adanya kantong Islam ISIS di wilayah DKI Jakarta dan kota penyangga. Padahal, penyaluran dan perekrutan keanggotaan ISIS di Indonesia, sudah dilakukan sejak setahun ini.
 
Kepolisian Resor Jakarta Selatan bekerjasama dengan Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri dan Jatanras Polda Metro Jaya, akhirnya menggerebek sebuah rumah mewah di Petukangan Selatan, Jakarta Selatan. Rumah pelaku AH alias M berlantai dua dan berwarna merah muda berlokasi di Perumahan Perdana Blok A No. 3 Petukangan Selatan, Jakarta Selatan.
 
Pelaku ISIS mendapat pendanaan berupa insentif kurang lebih sebesar Rp 20 juta untuk biaya hidup selama karantina menjadi anggota, sebelum diberangkatkan ke Irak dan Suriah.
 
Di rumah besar dengan tipe 36 tersebut tampak terparkir sebuah mobil, serta  tersebar beberapa dokumen penerbangan ke Timur Tengah dan rak buku berisi tentang ketuhanan dan jihad.
 
Pelaku berinisial AH dan M mendapat uang untuk memberangkatkan simpatisan ISIS dari para donatur dan juga infak dari masyarakat. "Dia dapat dana kebanyakan hasil infak atau sedekah dari para donatur untuk memberangkatkan anggota ISIS," kata Kepala Bidang Intelijen Densus 88 Mabes Polri, Komisaris Besar Polisi Ibnu, Minggu (22/3).
 
Di dalam rumah tersebut terdapat seorang wanita berkacamata mengenakan jilbab putih panjang, dengan gamis berwarna merah muda sambil berteriak takbir ketika Densus 88 mendobrak rumah.
 
Warga yang melihat aksi tersebut langsung berhamburan keluar, beberapa dari mereka tidak mengetahui bahwa tetangganya itu merupakan salah satu penyalur kantong ISIS yang ada di Indonesia.  "Kami enggak menyangka dia anggota ISIS, kaget kirain ada apa banyak polisi," kata warga.(Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:isis,