Hidupkan Semangat BLA di Kalangan Generasi Muda

Hidupkan Semangat BLA di Kalangan Generasi Muda

Ribuan pelajar Kota Bandung mengikuti pawai obor untuk memperingati Bandung Lautan Api (BLA).(Foto:kmjurnalistik.info)

Bandung- Peristiwa Bandung Lautan Api (BLA) yang jatuh pada tanggal 23-24 Maret sudah mulai dilupakan oleh kaum muda Kota Bandung, seiring dengan perkembangan jaman yang ada. Masih banyak masyarakat kota Bandung yang tidak mengetahui mengenai sejarah Bandung Lautan Api di kota kelahirannya sendiri. 
 
Dari pantauan CikalNews hasil wawancara dengan anak muda di Kota Bandung, hanya 30 persen yang tahu tentang peristiwa Bandung Lautan Api. Peristiwa yang diabadikan dengan lagu Halo-halo Bandung dan dibangun tugu Bandung Lautan Api di Tegalega Bandung itu, hanya menjadi sebuah seni bagi anak muda jaman sekarang.
 
Menurut Vicky, salah seorang mahasiswa Polban, sejarah Bandung Lautan Api sangat naas dan analoginya rumah kita dimaling, tetapi cara mengusirnya dengan membakar rumah sendiri. "Tapi sebagai yang muda nyikapinnya dengan kalimat melangkah ke depan tanpa menghapus yang telah ada. Sejarah ada biar kita mau belajar dari kekurangan sebelumnya. Yang perlu dijiwai dari BLA semangatnya itu loh, ga ada kata telat buat memperjuangkan sesuatu," ujar Vicky saat dimintai tanggapan tim CikalNews.
 
Sedangkan menurut Achmad Rizky, salah seorang wirausaha menanggapi jika peristiwa Bandung Lautan Api sendiri harus diekspose oleh media. Sebab, masyarakat bisa mengetahui soal berita dari media sebagai penyalur informasi.
"Ya ga dilupain sih, tapi jarang buat diekspose lagi sama media. Hal ini juga mulai tersisih sama sejarah yang lain. Padahal itu kan sejarah yang amat berharga buat Bandung." ujarnya.
 
Sebagai generasi muda sebaiknya mempelajari sejarah yang pernah ada. Sebab,  sejarah tidak akan hilang dan dilupakan, dan dari sejarah pula generasi muda bisa belajar dari pahlawan akan semangat perjuangan.(Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,