Bupati Purwakarta Laporkan 5 Pengusaha Pencuri Air

Bupati Purwakarta Laporkan 5 Pengusaha Pencuri Air

ilustrasi. (Net)

Purwakarta - Pemkab Purwakarta melaporkan semua pengusaha Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di Purwakarta ke Polres Purwakarta atas tuduhan pencurian air.

Di Purwakarta, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengatakan terdapat lima pengusaha AMDK. Setiap harinya, mereka mengambil air dari sejumlah mata air di Kecamatan Wanayasa dan Pondok Salam menggunakan tangki air berkapasitas 3000 ribu liter.

Jauh sebelumnya, pihaknya telah merazia dan menghentikan aktifitas mereka. Namun, mereka masih beroperasi.

"Padahal kami tidak pernah lagi mengeluarkan izin pengambilan air. Terakhir kami sudah mencabut dua izin pengambilan air jadi sekarang tidak ada izin lagi. Karena enggak ada izin tapi mereka masih beroperasi, kami melaporkan mereka dengan tuduhan pencurian," ujar Dedi di Pendopo Purwakarta, Senin (23/3/2015).

Menurutnya, pengambilan air dengan pasir itu berbeda. Pengambilan pasir melalui penambangan terbuka, hanya menghabiskan pasir di tempat itu saja.

"Sedangkan pengambilan air, itu akan menghabiskan air di daerah lain. Air itu kan sifatnya bergerak dari tempat tinggi ke tempat rendah. Jika kita ambil air di satu titik, maka di titik lain akan kena pengaruhnya," ujar Dedi.

Apa yang dilakukannya, jelas Dedi, sebagai bagian dari upayanya melindungi Purwakarta dari kekeringan.

"Kalau diambil terus-terusan, kami bisa kekurangan dan itu enggak boleh terjadi. Kalaupun pengambilan airnya untuk kepentingan umum dan penggunaan pribadi sih enggak soal, nah ini kan diperjualbelikan," ujarnya.(Ode)**

.

Categories:Daerah,