Rachmat Yasin, antara Persidangan dan Proses Operasi

Rachmat Yasin, antara Persidangan dan Proses Operasi

Bupati Bogor nonaktif Rachmat Yasin (tengah), antara Persidangan dan Proses Operasi. (FOTO ANTARA)|

Bandung - Di tengah proses persidangan yang sudah berlangsung beberapa hari terakhir ini, Rachmat Yasin belum mengajukan surat rekomendasi rujukan berobat jalan. Padahal, sebelumnya ia berniat untuk memindahkan proses pengobatan penyakit wasir atau ambeien yang dideritanya, yang harus dilakukan operasi.
 
Kuasa hukum Rachmat Yasin, Soleh Amin mengatakan alasan pihaknya belum mengajukan rekomendasi operasi wasir karena kliennya hingga saat ini tengah menjalani masa sidang.

"Klien kami harus dioperasi  ambeien. Kalau dioperasi dulu gimana nanti sidangnya. Sementara kami belun merekomendasikannya (operasi wasir)," ujar Soleh kepada wartawan, seusai persidangan mantan Bupati Bogor itu di Pengadilan Negeri, Jalan LRE Martadinata Kota Bandung, Kamis (9/10/2014).

Menurut Soleh, pemulihan setelah operasi dinilai tidak memungkinkan bagi Rachmat Yasin menghadiri sidang. "Setelah operasi kan tidak langsung sembuh, perlu pemulihan cukup lama dan posisinya harus tidur. Sementara sidang nggak boleh tidur. Alasan itu belum dilakukan operasi," ungkapnya.

Menyinggung pengobatan sendiri, Soleh mengatakan, Rachmat Yasin kini menjalani pengobatan di klinik Rumah Tahanan Kebonwaru Bandung. "Kini dia hanya menjalani pengobatan di klinik Rutan Kebonwaru," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, saat menjalani sidang perdana Rahmat Yasin kepada majelis hakim mengeluhkan sakit ambeien atau wasir. Selain itu terdakwa kasus korupsi itu tengah menderita penyakit lambung, mag, diabetes dan sakit gigi. 
Akhirnya dia meminta rujukan pemindahan berobat ke Rumah Sakit Bandung. (Jr)**

.

Categories:Nasional,
Tags:nasional,