Tedakwa Kasus Dana Hibah Pemkot Dituntut 5 Tahun

Tedakwa Kasus Dana Hibah Pemkot Dituntut 5 Tahun

ilustrasi. (Net)

Bandung - Terdakwa kasus dugaan korupsi dana hibah Pemkot Bandung, Herry Nurhayat mantan Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD), dituntut 5 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) saat gelar sidang tuntutan kasus tersebut di ruang sidang Tipikor Pengadilan Negeri, Jalan LRE Martadinata Kota Bandung, Rabu (25/3/2015).

Agus Mudjoko selaku JPU menjelaskan, Herry dianggap lalai dengan tidak memeriksa dokumen dalam permohonan hibah. "Terdakwa tidak memerika dokumen permohonan, langsung menandatangan dan belum pernah bertemu dengan pemohon hiah tersebut," ungkapnya.

Diketahui dana hibah itu disalurkan kepada 38 LSM fiktif dan1 Koperasi non aktif pada tahun 2012, sehingga mengakibatkan kerugian negara senilai 8 miliar rupiah. "Dana hibah ini diterima oleh para ketua LSM dan Koperasi odong - odong, namun terdakwa hanya menandatangani, dan  tidak ikut menikmati aliran dana tersebut, maka tidak ada hukuman tambahan," bebernya.

Menurut informasi yag dihimpun CikalNews.com, terdakwa Herry telah memenuhi unsur dakwaan subsidair, yaitu Pasal 3 UU No. 30 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU No 20 tahun 2011 mengenai pemberantasan tindak pidana korupsi. Hingga berita ini diturunkan, sidang akan kembali digelar 2 minggu mendatang dengan menggagendakan nota pembelaan terdakwa. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,