Monas Bisa Tenggelam tanpa Tanggul Raksasa

Monas Bisa Tenggelam tanpa Tanggul Raksasa

ILustrasi Monas Tenggelam. (Net)

Jakarta - Pembangunan mega proyek National Coastal Integrated Capital Development (NCICD)mulai dilaksanakan, yang awal peresmiannya dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Chairul Tanjung, di sisi timur Waduk Pluit, Jakarta Utara, Kamis 9 Oktober 2014.

Pada pelaksanaan tersebut, ecara simbolis Chairul Tanjung menekan tombol sirine beriringan dengan ditancapkannya tiang pancang pertama, fondasi tanggul laut raksasa, yang akan melingkari sepanjang 32 kilometer garis pantai utara Jakarta. Menurutnya, urgensi dilakukannya pembangunan tanggul laut untuk menghalau banjir rob yang selalu menggenangi bagian utara kota Jakarta.

Setiap tahun tanahnya turun, ditambah air laut yang selalu semakin bertambah pasang karena perubahan iklim. "Kalau tidak melakukan apa-apa maka di tahun 2050 itu bagian permukaan Monas akan tenggelam," kata Chairul. 

Pada tahun 2017, atau tahun di mana tahap A dari proyek ini selesai, tanggul laut raksasa setinggi 75 meter dan lebar 13,7 meter akan berdiri melindungi daratan Jakarta. "Kita menginginkan supaya tanggul dulu (tahap A) dulu yang dibangun. Sedangkan reklamasi pulau, pembangunan waduk besar, dan kawasan Central Business District baru di atasnya, dilakukan belakangan, agar nanti Jakarta minimal bebas dari banjir rob dulu, agar warga tidak lagi menderita," ujarnya.

Pembangunan tanggul laut raksasa ini menghabiskan Rp 3,2 triliun dana APBN dan APBD DKI Jakarta. Pemerintah hanya bertanggung jawab untuk menyelesaikan sepanjang 8 kilometer dari total 32 kilometer panjang tanggul. Sisa 24 kilometer selanjutnya, diserahkan kepada pengembang yang ingin berpartisipasi dalam tahap B atau tahap pereklamasian pulau proyek NCICD. 

"Semua yang mendapat konsesi untuk mereklamasi pulau, harus membangun tanggul dulu sebelum melakukan reklamasi. Spesifikasi tanggulnya, disesuaikan dengan yang pemerintah bangun. Ada yang mendapat kewajiban 1 kilometer, 2 kilometer. Bila tanggul tak kunjung terbangun, kita cabut izinnya, bisa diserahkan ke pihak lain," tambahnya. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:bencana,