Kemendikbud Bahas Kujang sebagai Warisan Budaya Dunia

Kemendikbud Bahas Kujang sebagai Warisan Budaya Dunia

Gubernur Aher. (Foto: CIKALNEWS)

Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyampaikan tentang tahapan usulan kujang sebagai warisan budaya dunia tak benda ke Badan Dunia PBB UNESCO sudah dalam pembahasan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).


"Sekarang usulan kujang ke UNESCO itu sudah sampai tingkat pusat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," kata Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Wahyu Iskandar usai dialog bersama tokoh inspiratif Jawa Barat dan peresmian tugu kujang di Kampus UIN Bandung, Rabu (25/3/2015).

Ia menuturkan, usulan kujang atau senjata khas Jawa Barat ke UNESCO itu sudah melalui proses pembahasan ditingkat kota/kabupaten dan provinsi sebelum diserahkan kepada pemerintah pusat.

Selain kujang, kata dia, ada Seni Topeng, Pencak Silat, Angklung dan Sisingaan yang rencananya diusulkan ke UNESCO untuk ditetapkan sebagai warisan budaya dunia.

"Secara nasional ternyata tidak hanya kujang yang diusulkan, ada 77 warisan tak benda yang diusulkan ke UNESCO," katanya.

Ia menegaskan, usulan kujang itu merupakan keseriusan Pemerintah Provinsi Jabar dalam menjaga warisan leluhur.

Selain itu, kata dia, pusaka kujang khas Jawa Barat ingin mendapat pengakuan secara internasional, sehingga tidak ada negara lain yang mengklaimnya.

"Usulan ini karena ingin ada pengakuan secara internasional, jangan sampai ada pengakuan dari negara lain," katanya.

Ia menyampaikan, Pemerintah Provinsi Jabar yang dipimpin Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar serius dalam menjaga dan mengembangkan kebudayaan dan kesenian.

Keseriusan pemerintah itu, kata dia, diwujudkan dengan menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) tentang berbagai kebudayaan dan kesenian sertamembentuk Dewan Kebudayaan.

"Saya kira di Indonesia tidak ada Dewan Kebudayaan, ini langkah konkret di bidang kebudayaan," katanya. (AY)
.

Categories:Bandung,
Tags:aher,