Jabar Fokus Jaga Budaya Daerah

Jabar Fokus Jaga Budaya Daerah

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat fokus mengembangkan dan menjaga kebudayaan daerah untuk kehidupan bermasyarakat yang lebih baik.


"Sangat luar biasa kepemimpinan Gubernur Ahmad Heryawan masalah kebudayaan, Pak Heryawan sangat 'concern' dalam mengembangkan kebudayaan Jabar," kata Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Wahyu Iskandar usai dialog bersama tokoh inspiratif Jawa Barat dan peresmian tugu kujang di Kampus UIN Bandung, Rabu (25/3/2015).

Ia menuturkan, pengembangan kebudayaan bukan hanya berkaitan dengan seni dan budaya tetapi pada perkembangan zaman sekarang lebih pada pemikiran budaya menjadi lebih baik.

"Kebudayaan tidak hanya berkaitan dengan seni dan budaya, tapi mengubah pemikiran budaya, dan kegiatan-kegiatan yang lainnya," katanya.

Ia mengungkapkan, keseriusan Pemerintah Provinsi Jabar itu diwujudkan dengan menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) tentang berbagai kebudayaan dan kesenian.

Bahkan, lanjut dia, Pemerintah Provinsi Jabar membentuk Dewan Kebudayaan yang di dalamnya melibatkan berbagai pakar pendidikan dari berbagai disiplin ilmu.

"Saya kira di Indonesia tidak ada Dewan Kebudayaan, ini langkah konkret di bidang kebudayaan," katanya.

Sedangkan Perda yang diterbitkan yakni Perda nomor 14 tahun 2014 perubahan dari Perda nomor 5 tahun 2003 tentang bahasa dan aksara daerah.

Selanjutnya Perda nomor 15 tahun 2014 perubahan dari Perda nomor 6 tahun 2003 tentang kesenian, kemudian Perda nomor 16 tahun 2014 perubahan dari Perda nomor 7 tahun 2003 tentang cagar budaya, kepurbakalaan dan nilai-nilai tradisi.

"Jadi sekarang ada payung hukumnya dalam mengatur semua tentang kebudayaan di Jawa Barat," katanya.

Ia mengatakan, seluruh perda itu telah diimplementasikan melalui berbagai program kegiatan yang berkaitan dengan kebudayaan, bahasa dan sastra Sunda.

"Seperti menggelar lomba presenter bahasa Sunda, kemudian workshop tiga bahasa di Jabar yakni Sunda, Cirebon dan Betawi Melayu," katanya. (AY)
.

Categories:Daerah,
Tags:,