BNPB, Puting Beliung Mengancam di Musim Pancaroba

BNPB, Puting Beliung Mengancam di Musim Pancaroba

ilustrasi. (Net)

Jakarta - Sebagian besar wilayah di Indonesia tengah memasuki musim pancaroba, atau peralihan dari musim hujan menuju kemarau. Pada masa pancaroba tersebuti diprediksi akan berlangsung hingga April 2015, sejalan dengan masuknya musim kemarau.

Selama musim pancaroba ini, bencana puting beliung mengancam Indonesia. Dalam 3 hari terakhir, 23-25 Maret 2015, puting beliung terjadi di 15 daerah. Sedikitnya 3 orang meninggal dan lebih dari 215 rumah rusak serta ratusan pohon tumbang.
"Ancaman puting beliung meningkat di mudim pancaroba ini," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Kamis (26/3/2015).  "Selama Januari-Maret 2015, data sementara ada 215 kejadian puting beliung. Puting beliung adalah ancaman bencana yang nyata," katanya. 

Sutopo mengatakan, jumlah kejadian puting beliung meningkat dari tahun ke tahun. Jika pada 2007 hanya tercatat 47 kejadian, pada 2014 meningkat menjadi 512 kejadian. "Selama 6 tahun terakhir, jumlah bencana puting beliung sekitar seperempat dari seluruh kejadian bencana di Indonesia," tuturnya.

Ia mengimbau, masyarakat agar selalu waspada, karena puting beliung umumnya terjadi dalam waktu sekejap kurang dari 10 menit. "Ketika awan hitam di langit kemudian datang angin kencang yang diikuti hujan deras. Usahakan tidak berada di sekitar pohon, papan reklame, atap bangunan yang kurang kuat. Berlindunglah di dalam bangunan yang kokoh," tegas Sutopo.

Kelima belas daerah terdampak puting beliung, yakni Kabupaten Purworejo, Magelang, Boyolali, Klaten, Kulonprogo, Sragen, Sukabumi, Sleman, Trenggalek, Demak, Purwokerto. Lalu Gunungkidul, Lampung Utara, Pekanbaru, dan Bengkulu Tengah. 

Pada 25 Maret 2015 kemarin, puting beliung yang terjadi di Kecamatan Minggir, Seyegan, Tempel, dan Turi, Kabupaten Sleman menyebabkan 3 orang meninggal, 2 luka, dan 23 rumah rusak. Sedangkan pada 24 Maret 2015, puting beliung terjadi di Kecamatan Salam, Pakis, dan Ngluwar Kabupaten Magelang menyebabkan 34 rumah rusak ringan dan 4 rumah rusak berat. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:bencana,