Ada Dugaan Kopilot Sengaja Celakakan Germanwings

Ada Dugaan Kopilot Sengaja Celakakan Germanwings

Ilustrasi.(Foto:Net)

Paris - Pejabat Prancis menyatakan, kopilot dalam pesawat Germanwings yang jatuh di pegunungan Alpen, diduga sengaja ingin 'menghancurkan pesawat' dalam kecelakaan maut yang terjadi Selasa lalu. 

Demikian dilansir BBC, Kamis (26/3) Jaksa Marseille, Brice Robin mengutip informasi dari kotak hitam perekam suara di kokpit mengatakan, pilot kedua itu diduga sendirian dalam ruang kendali. Disebutkan pula kopilot diduga sengaja mulai menurunkan ketinggian pesawat, ketika kapten pilot terkunci di luar kokpit.

Jaksa Robin menjelaskan, kopilot yang disebut bernama Andreas Lubitz itu diduga masih hidup sampai hantaman terakhir ketika pesawat jatuh ke darat. "Kami mendengar pilot meminta kopilot untuk mengendalikan pesawat, dan kami mendengar saat yang sama suara kursi digerakkan ke belakang dan suara pintu ditutup," katanya.

"Pada saat itu, kopilot mengendalikan pesawat sendirian. Ketika dia sendiri, kopilot menekan tombol sistem pengawasan penerbangan untuk mengambil tindakan menurunkan pesawat. Tindakan untuk mengendalikan ketinggian itu hanya bisa dilakukan secara sengaja," tegas Robin.

Sementara koran The New York Times sebelumnya menyebutkan, seorang penyidik yang tidak disebutkan namanya mengatakan, salah seorang dari pilot --tidak jelas apakah kapten pilot atau kopilot-- diduga ke luar dari kokpit, namun tidak bisa masuk kembali karena pintu terkunci dari dalam.
Terdengar ada suara ketukan dari luar pintu kokpit dan tidak ada jawaban. Kemudian ada suara  pintu digedor keras namun masih tak ada jawaban. Tidak terdengar sama sekali jawaban," kata penyidik. "Dapat didengar salah satu pilot sedang mencoba mendobrak pintu itu (dari luar)," tambahnya.
Direktur Badan Penyelidik Penerbangan Perancis Remi Jouty mengatakan, analisis menyeluruh dari kotak hitam perekam suara di kokpit membutuhkan waktu berminggu-minggu atau beberapa bulan. Hingga saat ini, kotak hitam kedua yang merekam data penerbangan masih belum ditemukan.

Lufthansa sebagai induk perusahaan Germanwings juga belum mengumumkan nama kedua pilot. Namun disebutkan kopilot bergabung dengan Germanwings  pada September 2013, langsung setelah pelatihan dan memiliki 630 jam terbang. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,