Sapta juga Ancam Gugat Mensos dan Menkes

Sapta juga Ancam Gugat Mensos dan Menkes

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.(Foto:Net)

Jakarta - Solidaritas Advokat Publik untuk Pengendalian Tembakau (Sapta) mengancam segera menggugat Menteri Sosial dan Menteri Kesehatan. Keduanya dituding telah lalai membagi-bagikan rokok kepada anak rimba suku anak dalam di Sungai Kemang, Desa Olak Besar, Kecamatan Batin XXIV, Jambi dalam kunjungan kerja beberapa waktu lalu.
"Menteri Sosial dan Menteri Kesehatan akan kita gugat kalau dalam waktu dua minggu, setelah surat yang kami kirim tidak ditanggapi dengan menggunakan hak jawabnya untuk meminta maaf kepada publik," kata Koordinator Sapta, Azas Tigor Nainggolan, dalam jumpa pers, di Jakarta, Jumat (27/3)
Menurut Tigor, Menkes harusnya ikut bertanggung jawab dengan menegur Mensos yang dinilai melanggar Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 109 tahun 2012,tang pengamanan produk tembakau sebagai zat adiktif.
"Kalau pembagian rokok kepada suku anak dalam benar sesuai dengan fakta, Mensos dan Menkes harus meminta maaf kepada publik dan mengubah perilakunya agar tidak terulang di waktu mendatang," serunya.
Pihaknya juga meminta untuk menelusuri dari mana asal rokok itu. Apakah rokok yang dibagikan itu menggunakan dana APBN atau tidak, termasuk apakah ada motif bisnis 'titipan' dari salah satu produsen. Semua itu harus segera diklarifikasi oleh menteri yang bersangkutan. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:hukum,