Perbaikan Jalan Hindarkan Kesan Bagi Rata

Perbaikan Jalan Hindarkan Kesan Bagi Rata

Ilustrasi Perbaikan Jalan.(Foto:Net)

Bandung - Strategi dan paradigma pengalokasian anggaran perbaikan jalan raya yang rusak perlu diubah dengan memaksimalkan anggaran dan tidak sekadar membagi rata anggaran infrastruktur, kata Ketua Komisi D DPRD Sumedang Dadang Rohmansyah.

"Pemerintah kabupaten harus mulai mengubah tata cara pengalokasian dana perbaikan jalan yaitu dengan tidak membagi bagikan kue sedikit ke banyak lokasi. Melainkan harus difokuskan untuk beberapa titik saja agar perbaikan jalan lebih panjang dan efektif," kata Dadang di Bandung, Jumat (27/3/2015).

Ia menyebutkan ada sekitar 20 ruas jalan kabupaten yang diusulkan diperbaiki. Usulan tersebut mengemuka dalam kegiatan reses DPRD Kabupaten Sumedang.

"Ada banyak ruas jalan yang selalu diusulkan kepada kami untuk segera diperbaiki dengan kondisi yang memang sudah rusak. Tapi setiap tahunnya juga tidak banyak yang bisa dilakukan untuk perbaikan jalan tersebut," katanya.

Ia menyebutkan, jalan rusak yang diusulkan untuk diperbaiki sekitar sekitar 150 km. Jalan-jalan itu selalu diusulkan warga dalam penyampaian aspirasi kepada DPRD pada kesempatan reses karena sudah bertahun tahun kondisinya rusak.

Hal itu menurut Dadang karena dana perbaikan jalan hanya dibagikan sedikit-sedikit atai dibagi rata kepada yang membutuhkan. Dana perbaikan jalan setiap tahunnya mencapai belasan milyar yang diambil dari APBD Kabupaten Sumedang.

"Sementara hampir semua wilayah membutuhkan dana perbaikan jalan karena dari 195 ruas jalan dengan panjang jalan 796 km hanya 40 persen saja dalam kondisi rusak ringan," kata Dadang.

Anggaran lainnya didapatkan dari bantuan keuangan provinsi dan pusat yang membantu peningkatan infrastruktur di daerah. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,