Nanan Akui Belum Mampu Bawa F1 dan MotoGP ke Indonesia

Nanan Akui Belum Mampu Bawa F1 dan MotoGP ke Indonesia

Ketua Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (PP IMI) Nanan Sukarna

Jakarta - Ketua Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (PP IMI) Nanan Sukarna mengakui hingga menjelang berakhirnya masa kepemimpinannya belum mampu membawa kejuaraan bergengsi yaitu Formula 1 dan MotoGP ke Indonesia karena banyak kendala yang dihadapi.


"Membawa F1 dan MotoGP tetap menjadi obsesi kami di IMI. Kami akui hingga saat ini belum bisa gelar kejuaraan bergengsi itu," kata Nanan Sukarna di sela peringatan 109 tahun IMI di Jakarta, Jumat malam (27/3/2015).

Menurut dia, menggelar kejuaraan paling bergengsi untuk kategori mobil dan motor membutuhkan dukungan dari banyak pihak termasuk pemerintah dan perusahaan-perusahaan yang akan memberikan sponsor.

Selain itu adalah infrastruktur dalam hal ini sirkuit yang sesuai dengan standar. Saat ini Indonesia hanya mempunyai Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat. Hanya saja sirkuit ini dinilai sudah tidak sesuai dengan kebutuhan.

"Sirkuit memang menjadi kendala. Bahkan gradenya Sirkuit Sentul terus menurun. Itu sudah di luar kendali IMI. Makanya butuh dukungan dari banyak pihak," katanya menambahkan.

Dengan tekad mampu menggelar kejuaraan bergengsi F1 dan MotoGP, Nanan mengaku siap memberikan pucuk pimpinan PP IMI ini kepada orang lain dengan salah satu syarat kemampuannya mampu melebihi dirinya.

"Kalau ada yang lebih bagus saya siap mundur. Yang komitmen untuk menggelar F1 dan MotoGP harus terus ada. Selain itu juga mampu membangkitkan semangat tertib berlalu lintas," kata mantan Wakapolri itu.

Nanan mengatakan, selain fokus ke F1 dan MotoGP pihaknya juga fokis pembinaan dalam negeri. Saat ini kegiatan yang didukung penuh oleh IMI mencapai 1.200 kegiatan dalam setahun. Selain itu juga mengirim pebalap terbaik Indonesia ke kejuaraan level internasional.

Keinginan PP IMI untuk menggelar F1 maupun MotoGP di Tanah Air kemungkinan akan terealisasi jika sirkuit kelas internasional yang berada tidak jauh dari Bandara Soekarno-Hatta Tangerang segera dibangun.

Sesuai dengan rencana, pembangunan sirkuit grade A ini akan dilakukan di wilayah Tegalalur, Cengkareng. Tanah yang disiapkan mencapai 25 hektar. Adapun dana yang juga disiapkan untuk pembangunan mencapai Rp300 miliar.

"Kami sudah menghadap Gubernur DKI Jakarta. Kami berharap pembangunannya bisa segera terealisasi. Nantinya tidak hanya sirkuit yang dibangun, tapi juga fasilitas pendukungnya," kata Ketua Pengprov IMI DKI Jakarta, A. Judiarto saat dikonfirmasi terpisah. (AY)
.

Categories:Autosport,
Tags:,