Minyak Mentah Anjlok Capai 48 Dolar AS per Barel

Minyak Mentah Anjlok Capai 48 Dolar AS per Barel

New York - Konflik Yaman tampaknya tidak mengganggu pengiriman minyak mentah ke Timur Tengah, dan investor mengalihkan fokus mereka untuk perundingan kesepakatan nuklir Iran. Dampaknya, harga minyak mentah anjlok 5 persen, dan menghapus keuntungan sesi sebelumnya

Dilansir dari Reuters, Sabtu (28/3) harga minyak merosot juga didorong oleh pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) di sesi terakhir. Padahal, minyak mentah AS memiliki kenaikan mingguan terbesar dalam lebih dari sebulan.
 
Minyak sempat melonjak 5 persen di tengah kekhawatiran konflik di Yaman yang bisa mengganggu kargo di Selat Bab el Mandeb tetangga. Pasalnya, kargo tersebut mengangkut 3,8 juta barel per hari minyak mentah.
 
"Bullish berakhir setelah kesepakatan nuklir Iran yang mungkin terjadi akhir pekan ini. Tidak seorang pun ingin pergi membeli minyak dengan berita seperti ini," kata fund manager di Tyche Capital Advisors, Tariq Zahir.
 
Minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI), dan minyak mentah patokan Eropa, London Brent menghabiskan sebagian besar sesi dalam kisaran ketat. Namun, minyak turun sekitar 2 persen pada akhir perdagangan.
 
Brent melemah 2,78 dolar AS menjadi 56,41 dolar AS per barel. Sedangkan minyak mentah AS berkurang 2,56 dolar AS dan ditutup pada 48,87 dolar AS per barel. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:bbm,