Museum KAA Perlu Diperluas dan Dipercantik

Museum KAA Perlu Diperluas dan Dipercantik

Suasana Museum KAA, Bandung saat ini. (Foto : ADE/CikalNews)

Bandung – Pemprov Jawa Barat berencana akan memperluas Museum KAA (Konferensi Asia Afrika) yang berlokasi di Jl. Asia Afrika, Kota Bandung. Museum yang mempunyai arti dan nilai bersejarah yang sangat besar bagi bangsa di Asia Afrika itu, kini memiliki lahan yang terbilang kecil.

 

Menurut Kepala Museum KAA, Thomas Siregar Wagub Jawa Barat Deddy Mizwar menginginkan, luas museum KAA itu diperbesar. Pihaknya sangat mendukung ide itu, karena Museum KAA layak dikembangkan menjadi museum besar berkelas internasional.

 

“Museum KAA memang perlu diperbesar dan diperbagus, agar sejajar dengan museum kelas internasional di dunia. Terlebih nanti di tempat ini akan digelar event kelas dunia, yaitu HUT KAA ke-60,” cetus Thomas Siregar saat ditemui di Gedung Merdeka Jl. Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa (31/03/2015).

 

Thomas menambahkan, namun untuk memperluas dan memperbesar museum itu memang perlu perjanjian atau MoU, karena museum ini secara kepemilikan dimiliki MPR.

 

“Museum KAA ini secara kepemilikan punya MPR, namun berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 37 Tahun 1975, Pemprov diberi wewenang sebagai pengelola dan penanggungjawab. Sedangkan Kemenlu juga ikut dilibatkan dalam pengelolaan bagian museum,” tambahnya.

 

Luas museum KAA tidak seimbang dengan luas Gedung Merdeka yang mencapai 1.650 m2. Namun, museum ini hanya punya jatah lahan sekitar 25 persen, padahal jumlah pengunjung museum KAA dalam seharinya bisa mencapai 600 - 1.000 orang. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:kaa,