Pilot Lemas, Penerbangan Citilink Terlambat 3 Jam

Pilot Lemas, Penerbangan Citilink Terlambat 3 Jam

Ilustrasi.(Foto:Net)

Jakarta - Penerbangan Citilink QG 142 tujuan Halim Perdanakusuma-Kualanamu mengalami keterlambatan selama tiga jam akibat kondisi kapten pilot mendadak lemas setelah 20 menit mengudara dan kemudian memutusakan untuk kembali ke Bandara Halim-Perdanakusuma pada Senin (30/3/2015).

Direktur Utama Citilink Indonesia Albert Burhan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu mengatakan co-pilot langsung mengambil alih penerbangan sesuai prosedur dalam penerbangan keadaan darurat.

Pesawat take off sesuai jadwal terbang, namun saat melintasi Palembang pilot mendadak mengalami sakit kepala dan dengan cepat kondisi badannya menjadi lemas. Co-pilot kemudian segera mengambil alih penerbangan sesuai prosedur dalam keadaan darurat," katanya.

Akibatnya, lanjut dia, co-pilot kemudian mengambil alih penerbangan dan memutuskan untuk kembali ke Bandara Halim Perdanakusuma dan melakukan pendaratan dengan aman dan selamat.

"Pergantian pilot dan co-pilot dilakukan dengan cepat untuk bisa mengejar waktu penerbangan selanjutnya," katanya.

Albert menjelaskan pesawat berada di landasan sekitar satu setengah jam, penerbangan kembali dapat dilakukan dan kembali terbang sekitar pukul 11.40 WIB dan mendarat dengan aman dan selamat di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, pukul 13.45 WIB.

Berdasarkan kronologis, dia menuturkan, kondisi kapten pilot sebelum terbang berada dalam kondisi prima, setelah melihat kondisi yang tidak segera membaik dan kodisi menjadi darurat, co-pilot Lutfi kemudian sesuai prosedur keadaan darurat di dalam cockpit pesawat segera mengambil alih penerbangan.

"Segera co-pilot meminta awak pesawat senior untuk menanyakan kepada penumpang apakah ada dokter yang 'on boarda'. Tidak lama ada seorang dokter yang kemudian segera memberikan bantuan selayaknya dan co-pilot kemudian memutuskan untuk kembali ke Bandara Halim Perdanakusuma," katanya. Albert mengatakan pesawat mendarat dengan aman di Bandara Halim Perdanakusuma pukul 09.55 dan petugas bersama kabin crew dibantu tim medis setempat segera membawa kapten pilot ke rumah sakit terdekat, RS TNI AU yang masih berada di dalam kompleks pangkalan TNI AU. Kondisi kapten pilot masih dalam pemeriksaan dokter hingga kini walau dilaporkan kondisinya sudah semakin membaik.

Sementara itu, Vice President Corporate Communication Citilink Benny S Butarbutar mengaku kejadian tersebut berlangsung pada Senin (30/3), namun pihaknya baru memberitakan pada Rabu (1/4).

"Kejadiannya memang sudah tiga hari yang lalu, tapi sudah dilakukan standar dan prosedurnya yang sesuai pilot," katanya.

Dia memastikan saat ini penerbangan kembali normal setelah kejadian tersebut dan keterlambatan tidak menganggu penerbangan lain. (AY)

.

Categories:Nasional,
Tags:nasional,