Fraksi Gerindra : Silpa Jabar 2014 Meningkat Tajam

Fraksi Gerindra : Silpa Jabar 2014 Meningkat Tajam

Bandung - Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Barat menyatakan APBD Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2014 banyak yang tidak terserap dan nilai sisa lebih perhitungan anggarannya (Silpa) meningkat tajam dibandingkan tahun anggaran sebelumnya yakni mencapai Rp4,5 triliun.

"Kami merasa prihatin dengan angka silpa Pemprov Jabar TA 2014 yang meningkat tajam. Padahal tahun 2013 lalu jumlah silpanya hanya mencapai Rp3,6 triliun," kata Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Barat Ricky Kurniawan, di Bandung, Rabu (1/4/2015).

Jumlah silpa yang meningkat tersebut, kata dia, adalah yang paling besar jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Pihaknya sangat kecewa dengan hal tersebut karena hal itu akan sangat menghambat pembangunan di Jawa Barat.

"Terlebih angka silpa tersebut jauh dari target silpa yang ditetapkan oleh Pemprov Jabar," kata dia.

Menurut dia, capaian target dengan realisasi sangat jauh dimana target silpa tahun 2014 hanya mencapai Rp103 miliar namun realisasinya ternyata malah Rp4,5 triliun.

Dikatakan dia, selain menghambat pembangunan di Jawa Barat, tingginya angka silpa pun menggambarkan tingkat kesejahteraan masyarakat yang tidak mengalami peningkatan.

"Itu sangat besar pengaruhnya terhadap masyarakat, karena suatu pembangunan akan sangat berdampak pada kesejahteraan masyarakat," katanya.

Menurut dia, ada beberapa faktor yang mempengaruhi meningkatnya angka silpa anggaran seperti perencanaan tidak matang.

"Hal ini tidak profesional. Kalau matang kegiatan bisa dilaksanakan. Selain itu, kemungkinan ada kehati-hatian dari pimpinan pelaksana dan OPD, dalam melaksanakan kegiatan," kata dia.

Pihaknya berharap ke depannya jumlah silpa yang tinggi tidak terjadi lagi di Provinsi Jawa Barat.

"Kalau sudah dianggarkan baiknya dilaksanakan. Tapi pantauan kami itu terlalu hati hari, takut kena hukum. Itu harus diantisipasi secara baik," katanya. (AY)

.

Categories:Bandung,