Biaya Kilang RI Lebih Mahal dari Singapura

Biaya Kilang RI Lebih Mahal dari Singapura

Ilustrasi.(Foto:Net)

Jakarta- Pemerintah didesak membuktikan dengan membuat biaya pengolahan kilang lebih murah, jika dibandingkan dengan kilang Pertamina. Menurut pengamat kebijakan Energi Sofyano Zakaria, selama ini faktanya menyebutkan biaya pengolahan kilang nasional lebih mahal dibandingkan dengan kilang Singapura. 
 
"Kalau tiba-tiba di masa pemerintahan Jokowi ternyata bisa dibuktikan, biaya pengolahan pada kilang milik Pertamina lebih murah dari Singapura, maka bangsa ini patut memberi acungan jempol kepada pemerintah, Menteri ESDM dan Direksi Pertamina beserta seluruh jajaran Pertamina Pengolahan," kata Sofyano di Jakarta, Rabu (1/4).
Namun, dirinya menyatakan biaya pengolahan kilang nasional lebih murah justru bukan diiringi dengan harga crude oil yang tengah menurun. "Pembuktian, kilang Pertamina bisa lebih murah dari Singapura, itu bisa dilihat tatkala harga crude oil sudah naik atau lebih tinggi dari saat ketika kilang Pertamina mengolah produk dengan harga murah," tambahnya.
Disebutkan, murahnya biaya pengolahan kilang nasional bisa direalisasikan dari efisiensi biaya. Bahkan kondisi dan usia kilang juga menjadi sangat bergantung kepada harga crude oil di pasar dunia. "Jika kemudian harga pengolahan minyak di kilang Pertamina ternyata tetap di atas harga kilang Singapura, pemerintah berpeluang menjadi cibiran publik yang dinilai sebagai tebar pesona," ujarnya.
Tidak hanya itu, ia juga berharap pemerintah tidak terburu-buru menyampaikan kepada publik mengenai hal-hal yang belum dibuktikan kebenaran jangka panjangannya, seperti soal biaya kilang Pertamina yang lebih murah dari Singapura. "Sebaiknya pemerintah memastikan secara tegas, apakah data tentang HPP pada kilang Pertamina hanya murah dari Singapura, karena faktor turunnya harga minyak dunia," tutupnya. (Jr.)**
.

Categories:Ekonomi,
Tags:bbm,ekonomi,