25 Negara Ikuti Tinju Piala Presiden

25 Negara Ikuti Tinju Piala Presiden

Ilustrasi.(Foto:Net)

Palembang - Sebanyak 25 negara menyatakan siap mengirimkan tim atletnya mengikuti kejuaraan tinju dunia Piala Presiden di Palembang, 21 - 26 April 2015.

Bedasarkan data yang masuk saat ini baru 25 negara yang menyatakan siap mengirimkan tim tinjunya mengikuti kejuaraan dunia tersebut, kata Sekretaris Jenderal PB Pertina Martinez Dos Santos kepada wartawan usai menghadap Gubernur Sumsel Alex Noerdin di Palembang, Kamis (2/4/2015).

Wakil Ketua Pelaksana Piala Presiden Sulfa Ganie mengatakan para petinju itu di antaranya berasal dari Banglades, Australia, Rusia, Korea Selatan, Jepang, Mesir, Butan, Malaysia, Mongolia, Nepal, Philipina, Qatar, Singapura, Suriah, China Taipeh, Thailand, Kamboja, India, Hongkong, Sri Langka, Mauritius, dan Myanmar.

"Berdasarkan data terbaru sementara ini total petinju yang sudah mendaftar berjumlah 270 orang termasuk panitia," kata dia.

Ia mengemukan, beberapa negara yang masuk dalam kontingen besar di antaranya, Indonesia sebagai tuan rumah, Thailand dengan 17 petinju, Mogolia 18 petinju, Fhilipina 17 petinju, China Taipe 12 petinju, dan Mesir 10 petinju.

Piala Presiden ini akan mempertandingkan 12 kelas (tujuh putra, lima putri). Untuk putra terdiri atas, light fly weigh (49 kg), fly weight (52 kg), bantam weight (56 kg), light weight (60 kg), light selter weight (64 kg), welter weight (69 kg), dan middle weight (75 kg).

Selain itu ada light fly weight (48 kg), flay weight (51 kg), bantam weight (54 kg), feather weight (57 kg) serta light weight (60 kg).

Kejuaraan Piala Presiden ini merupakan agenda Federasi Tinju Amatir Dunia (AIBA) yang terakhir lagi digelar pada 2011.

Sebelumnya kejuaraan ini diagendakan setiap tahun namun banyaknya agenda tinju amatir tingkat dunia membuat kejuaraan tersebut tidak bisa dilakukan secara simultan.

"Indonesia sebagai tuan rumah Piala Presiden ke-22 menurunkan tiga tim terbaik yakni terdiri atas 36 petinju yang turun pada kejuaraan di Makassar, Sulawesi Selatan," kata dia.

Khusus tim utama diperkuat sejumlah petinju SEA Games 2015 yakni Kornelis Langu (Bali, kelas terbang ringan 49 kg), Julio Bria (Bali, kelas terbang 52 kg), Rafli Langi (DKI Jakarta, kelas bantam 56 kg), Farrand Papendang (Papua Barat, kelas ringan 60 kg), Vinky Montolalu (DKI Jakarta, kelas welter ringan 64 kg), dan Kristianus Nong Sedo (Kalimantan Timur, kelas menengah 75 kg).

Selanjutnya Beatrix Suguro (Kalimantan Timur, wanita kelas terbang ringan 48 kg), Novita Sinadia (DKI Jakarta, wanita kelas terbang 51 kg).Norbertha Tajum (Papua Barat, wanita kelas bantam 54 kg), Kristina Jambay (Papua Barat, wanita kelas bulu 57 kg) serta Magdalena Kambayong (Papua, wanita kelas ringan 60 kg).

Mengenai persiapan sendiri, menurut dia, semuanya hampir rampung yang diharapkan kejuaraan tinju internasional itu berlangsung sukses.

Memang, kejuaraan tersebut didukung Pemerintah Provinsi Sumsel dan gubernur menyarankan dilaksanakan di Palembang Sport Convention Center.

Oleh karena itu kejuaraan tinju internasional tersebut diharapkan didukung bersama agar berlangsung sukses dan lancar, kata dia.. (AY)

.

Categories:Olahraga,
Tags:olahraga,