Bandung Jadi Perintis Dunia sebagai Kota Ramah HAM

Bandung Jadi Perintis Dunia sebagai Kota Ramah HAM

Bandung - Bandung diresmikan sebagai kota Hak Asasi Manusia (HAM), Kamis 2 April 205 di Balaikota Bandung, Jalan Wastukancana dengan penandatanganan Deklarasi Bandung oleh Walikota Bandung Ridwan Kamil, didampingi Ketua the Foundation for Internaional Human Rights Reporting Standards (FIHRRST) Marzuki Darusman dan Marzuki Usman.
 
Ridwan Kamil selaku Walikota Bandung menjelaskan, pada hari ini Kota Bandung memulai perjalanannya sebagai kota Hak Asasi Manusia (HAM). Pencanangan Bandung sebagai Kota HAM untuk merumuskan kesepakatan, kriteria HAM apa saja yang akan dimasukkan dalam piagam HAM Bandung.

"Jadi hari ini adalah peristiwa bersejarah ketika kita memulai tugas untuk mengubah Kota Bandung menjadi kota Hak Asasi Manusia (HAM). Saya ingin menyampaikan, Deklarasi Bandung ini hanyalah tahap awal dari proses bersejarah, yang belum pernah terjadi sebelumnya," ujar Emil.
 
Dalam setahun ini Emil akan merumuskan hal-hal yang kontekstual mengenai arti dari HAM itu sendiri. Untuk itu ia akan mengundang beberapa pihak untuk melakukan Forum Group Discussion (FGD), guna mencapai kesepakatan yang menjadi batasan HAM di Kota Bandung. "Nanti kita mengundang semua pihak mulai dari ibu-ibu, bahkan anak kecil juga nanti kita mintain pendapatnya," terang Emil.

Sementara itu, Marzuki Darusman menyatakan, inisiatif Walikota Bandung yang ingin menangkap napas dari peringatan Konferensi Asia Afrika, merupakan alasan mengapa Bandung terpilih menjadi Kota HAM. 

"Yang mendorong ini prakarsa Walikota Bandung. Justru dengan itu kita ingin bersama-sama mendengar dan menggali berbagai masalah di Kota Bandung, yang berhubungan dengan dirampasnya hak asasi manusia," ujar Marzuki

Marzuki juga menambahkan, Bandung akan menjadi perintis dunia, dan di sini dimulai suatu proses yang belum dilakukan dari dulu dengan pengujian dan penilaian dari waktu ke waktu. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,