Pembangunan Pelabuhan Cilamaya Dibatalkan

Pembangunan Pelabuhan Cilamaya Dibatalkan

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Sofyan Djalil.(Foto:Net)

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Sofyan Djalil memastikan pemerintah membatalkan proyek Pelabukan Cilamaya. Alasannya, tidak ada solusi yang dihasilkan dari negosiasi antara Kementerian Perhubungan dan PT Pertamina.

Proyek pembangunan Pelabuhan Cilamaya mengganggu jaringan eksplorasi tengah laut, minyak dan gas bumi yang dilakukan Pertamina di daerah tersebut. Pipa-pipa gas harus dipindahkan jika pelabuhan itu dibangun.

Selain karena pemindahan pipa, juga pembangunannya membutuhkan biaya cukup besar. Juga dengan pengerjaan yang membutuhkan waktu lama. "Cilamaya batal dan digeser ke timur. Juga batal, karena itu ada jaringan minyak, rig dan jaringan pipa gas," ujar Sofyan di Jakarta, Kamis (2/4).

Di samping itu, lanjutnya akan ada lokasi ganti untuk proyek pelabuhan tersebut. Namun, sampai saat ini belum dikaji. "Tapi belum ada studi yang di timur itu. Kami harus dimulai dari awal lagi," tegasnya.

Sebagai informasi, keputusan pembatalan proyek itu diambil, setelah Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) berkunjung langsung ke lokasi proyek dan lokasi pengeboran Pertamina di kawasan industri Karawang dan proyek pembangunan Cilamaya hari ini.
Sementara itu, Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi), Sofyano Zakaria mengatakan pelabuhan Cilamaya harus segera dibangun guna menambah jumlah pelabuhan di negeri ini, yang kapasitasnya bisa sama. Bahkan melebihi Pelabuhan Tanjung Priok.

Menurutnya, pemerintah tidak boleh tunduk dengan 'tekanan' siapapun untuk mewujudkan Pelabuhan Cilamaya. Hal itu karena setiap upaya yang menghalangi terwujudnya pembangunan pelabuhan tersebut harus dinilai sebagai sikap anti pembangunan.

"Bagaimanapun juga untuk mewujudkan poros maritim, Indonesia butuh pembangunan pelabuhan laut yang handal, dan memenuhi persyaratan yang merata di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," tambahnya. (Jr.)**
.

Categories:Ekonomi,
Tags:ekonomi,