Lyon Kembali ke Puncak Klasemen

Lyon Kembali ke Puncak Klasemen

Paris - Lyon merebut kembali puncak klasemen Liga Prancis pada Minggu  melalui kemenangan 3-1 atas Guingamp, untuk memberi tekanan terhadap sesama kandidat juara Paris Saint Germain dan Marseille yang akan bertemu satu sama lain pada Minggu (5/4/2015) WIB.

Lyon, yang memenangi gelar terakhir dari tujuh gelar Liga Prancis mereka pada 2008, sekarang memiliki 61 angka dari 31 pertandingan, unggul dua angka atas juara bertahan Paris Saint Germain (59), yang akan melawat ke markas tim peringkat ketiga Marseille (57) pada Minggu.

Meski kehilangan sejumlah pemain kunci seperti bek kanan Christophe Jallet, gelandang bertahan Maxime Gonalons, dan penyerang Yoann Gourcuff, Lyon mendominasi pertandingan di Brittany, di mana tuan rumah Guingamp harus kehilangan Christophe Kerbrat karena mendapat kartu merah sebelum turun minum.

Pasukan Hubert Fournier, yang kalah 1-2 saat menjamu Nice pada pertandingan terakhirnya, mengunci kemenangan itu berkat gol-gol di babak pertama dari para pemain internasional Prancis Nabil Fekir dan Alexandre Lacazette.

Pemain asal Kamerun Clinton Njie mengunci kemenangan pada menit ke-60.

"Penting untuk menang agar persaingan perebutan gelar terus berlangsung," kata Fournier.

"Terdapat tujuh pertandingan untuk dimainkan dan kami masih tetap di sini. Ini merupakan pertandingan yang kami kendalikan, melawan tim yang telah menanti kami." "Kami memperlihatkan kesabaran dan kami mampu tampil efisien dan oportunis seperti yang kami lakukan." "Gol pertama membawa kami berada di jalur yang benar dan setelahnya kami tetap fokus sebagaimana kami mengendalikan sebagian besar jalannya permainan." Pemain Guingamp Jonas Lossl memberi gol pembuka kepada Fekir, ketika kiper asal Denmark itu gagal menangkap sepakannya dan bola kemudian masuk ke gawangnya saat pertandingan baru berlangsung 27 menit.

12 menit kemudian, Lacazette menggandakan keunggulan dengan penalti ketujuhnya musim ini, sekaligus gol ke-24nya musim ini.

Njie mencetak gol ketiga pada menit ke-61, meski Claudio Beavue mencetak satu gol balasan untuk tuan rumah ketika ia memaksimalkan kesalahan di pertahanan yang dilakukan Samuel Umtiti dan Moumahadou Dabo sepuluh menit sebelum pertandingan usai, untuk mencatatkan gol ke-12nya musim ini.

Tim papan tengah Guingamp berupaya untuk menghantam peluang Lyon meraih gelar, ketika penampilan klub itu di liga kembali membaik setelah sebelumnya sempat merosot.

Namun dengan gelandang bertahan Benjamin Angoua menjalani pertandingan ketiganya dari skors empat pertandingannya, dan penggantinya Kerbrat mendapatkan kartu merah sebelum turun minum karena pelanggaran terhadap gelandang Jordan Ferri, tim Brittany itu tidak pernah berada dalam posisi untuk menyulitkan sang juara tujuh kali.

"Le Classique" Lyon untuk sementara menggeser PSG, namun klub Paris itu dapat memberikan hantaman keras pada persaingan memperebutkan gelar liga dengan meneruskan rekor terkini mereka yang impresif di Stade Velodrome.

Pasukan Laurent Blanc telah mendominasi pertandingan yang dijuluki "Le Classique" pada beberapa tahun terakhir dengan kemenangan 2-0 di Parc de Princes pada November, yang merupakan kemenangan beruntun keenam mereka atas Marseille.

Pada pertandingan lain yang dimainkan pada Sabtu, tim juru kunci Metz mengalahkan Toulouse dengan skor 3-2 untuk mencatatkan kemenangan pertama mereka sejak November berkat trigol Modibo Maiga.

Di papan tengah klasemen, tim peringkat kesembilan Rennes menaklukkan rival Brittany-nya Lorient dengan skor 3-0, sedangkan Nice tetap menghuni peringkat ke-12 setelah mereka bermain imbang 2-2 dengan tim papan bawah Evian.

Kandidat peserta kompetisi Eropa Lille dan Montpellier mendulang angka-angka penting ketika mereka menalukkan Reims dan Bastia, masing-masing dengan kemenangan 3-1.

Pada Jumat, AS Monaco, yang menghuni peringkat keempat dengan 54 angka, bermain imbang 1-1 dengan Saint Etienne, sehingga kedua tim itu gagal mendekati tiga tim teratas. (AY)

.

Categories:Sepak bola,
Tags:sepak-bola,