Awas Lahar Dingin Gunung Sinabung Ancam Warga

Awas Lahar Dingin Gunung Sinabung Ancam Warga

Medan - Masyarakat yang berdekatan dengan kawah Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, harus selalu mewaspadai banjir lahar dingin dari puncak gunung berapi akibat hujan deras.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo, Subur Tambun dihubungi dari Medan, Minggu (5/4/2015), mengatakan banjir lahar dingin tersebut, sangat berbahya dan bisa saja menimbulkan korban jiwa.

Menurut dia, banjir lahar dingin yang melanda Desa Kutambaru, Sukatendel, dan Mardingding, Kabupaten Karo (1/4) dinilai cukup besar dari yang pernah terjadi sebelumnya di daerah tersebut.

"Warga harus dapat mengantisipasi, jika terjadinya banjir lahar dingin dari Gunung Sinabung dengan mencari tempat yang lebih aman, sehingga tidak sampai terseret arus deras tersebut," ujar Subur.

Dia menyebutkan, banjir lahar dingin yang terjadi di tiga desa itu mencapai ketinggian satu meter, dan tidak ada korban jiwa.

Bahkan, akibat peristiwa alam tersebut, batu berukuran besar dan kayu bulat juga turut hanyut, serta badan jalan ditutupi lumpur yang cukup tebal, sehingga mengganggu arus transportasi di daerah itu.

Oleh karena itu, katanya, penduduk juga harus berhati-hati jika terjadinya turun hujan yang cukup lebat, dan hal ini bisa menimbulkan terjadinya banjir lahar dingin dari Gunung Sinabung.

"Sebab, cuaca di daerah Karo, beberapa hari ini sering turun hujan dan harus selalu diwaspadai penduduk yang desanya sering terjadi banjir lahar dingin," kata Kepala BPBD Karo.

Data yang diperoleh dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) aktivitas Gunung Sinabung itu tercatat berdasarkan laporan pos pengamatan yang disiagakan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Pada Rabu (1/4), tercatat tremor terus terjadi berupa gempa guguran yang muncul sebanyak 146 kali dengan amplitudo maksimum 5-120 mm.

Petugas pos pengamatan mengamati terjadinya luncuran awan panas sejauh 3,5 km ke arah selatan dengan tinggi kolom mencapai 2 km.

Sedangkan pada malam hari, teramati adanya guguran lava pijar dan banjir lahar hujan di beberapa tempat sehingga merusak infrastruktur jalan.

Tim dari Satgas Penanggulangan Bencana terus melakukan patroli dan pemantauan di lapangan guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, termasuk wisatawan, agar tidak mendaki dan melakukan aktivitas dalam radius 3 km dari Gunung Sinabung. (AY)

.

Categories:Daerah,