Jokowi Buka Peluang Pejabat Korupsi Lebih Banyak

Jokowi Buka Peluang Pejabat Korupsi Lebih Banyak

Jakarta - Presiden Jokowi telah membuka peluang bagi pejabat negara untuk melakukan lebih banyak korupsi. Pernyataan ini disampaikan Kordinator Advokasi Investigasi  Forum Indonesia untuk Trasparansi Anggaran (FITRA) Apung Widadi, menyusul kebijakan Presiden Jokowi yang mensahkan anggaran untuk menaikkan uang muka mobil sebesar Rp 158.8 miliar bagi 753 pejabat lewat Perpres No. 39/2015.


"Jokowi sudah memancing tindakan korupsi yang lain. Pejabat akan fokus melunasi angsuran mobil dan ini menjadi motivasi tindak koruptif lagi, dan memberikan stimulus kepada pejabat untuk melakukan korupsi," kata Apung di kantornya, Mampang Jakarta,  Minggu (5/4).


Menurut Apung, tindakan koruptif para pejabat menjadi akan semakin subur karena bisa jadi uang untuk mobil digunakan untuk hal-hal yang lain. Dengan begitu, pejabat pun akan hidup bermewahan.


Selain itu, harapan masyarakat untuk membangun transportasi publik yang memadai semakin pupus. Diberikannya uang muka mobil kepada 753 pejabat justru dapat memicu masyarakat untuk membeli mobil.


"Ini bertentangan dengan Nawacita milik Jokowi, yaitu membuat pemerintah tidak absen dengan membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis dan terpercaya. Ini dilakukan dengan memberikan prioritas pada upaya pemulihan kepercayaan publik pada institusi demokrasi, dengan melanjutkan konsolidasi demokrasi melalui reformasi sistem kepartaian, pemilu, dan lembaga perwakilan," tegas Apung. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,