Wanita Seksi Bagikan Pin 'SaveKPK' dan Usut Tuntas BG

Wanita Seksi Bagikan Pin 'SaveKPK' dan Usut Tuntas BG

Jakarta - Berdiri berjejer di median jalan kawasan Bundaran Hotel Indonesia, para wanita seksi tersebut membagi-bagikan pin 'SaveKPK' kepada masyarakat, yang tengah menikmati hari bebas kendaraan bermotor atau car free day.

Dengan menggunakan stelan kaos polos dipadu dengan celana jins setinggi paha, kehadiran para wanita tersebut cukup menarik perhatian para warga, Minggu (5/4/2015).

Mereka pun membawa sekantong pin dengan dua  varian. Pin tersebut berisi dukungan terhadap KPK untuk mengusut kembali kasus dugaan korupsi Komjen Budi Gunawan. "Saya dari Universitas Negeri Jakarta. Teman-teman ada yang dari kampus lain. Kami dihubungi untuk aksi sekarang ini," kata salah seorang wanita di lokasi CFD.

Ia mengatakan, aksi itu untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat terkait kasus Budi Gunawan yang sempat terhenti. Pembatalan status tersangka melalui prapradilan bukan berarti kasus hukum juga terhenti. "Masyarakat sekarang sudah mulai lupa. Kami ingin mengingatkan dan mengajak masyarakat, untuk membubuhkan tanda tangan di spanduk yang kita sediakan. Sebagai gantinya kami kasih dua pin sekaligus," katanya.

Seperti diketahui, KPK telah menetapkan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai tersangka kasus dugaan gratifikasi terkait rekening mencurigakan, dalam kapasitasnya sebagai Kepala Biro Pembinaan Karir Deputi SDM Mabes Polri periode 2003-2006.

Budi Gunawan dikenakan Pasal 12 huruf a atau b, Pasal 5 ayat 2, Pasal 11 atau Pasal 12 B UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Atas penetapan status tersangka tersebut, Komjen Budi Gunawan lalu mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Hakim tunggal Sarpin Rizaldi yang menyidangkan praperadilan itu kemudian mengabulkan gugatannya, serta menyatakan KPK tidak sah mengusut perkara tersebut.

Pimpinan KPK kemudian memutuskan untuk melimpahkan berkas penyidikan Komjen Pol Budi Gunawan ke kejaksaan. Keputusan ini diambil setelah Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dalam sidang praperadilan telah memutuskan lembaga ini tidak sah menangani perkara itu.

Keputusan Taufiequrrahman Ruki cs ini banyak disesali oleh sejumlah pihak. Termasuk karyawan KPK sendiri. Bahkan, mereka sempat menggelar unjuk rasa agar lembaganya tetap mengajukan PK atas putusan praperadilan. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,