Serangan Pakistan Tewaskan 10 Gerilyawan

Serangan Pakistan Tewaskan 10 Gerilyawan

Islamabad  - Sebanyak 10 tersangka gerilyawan tewas dan beberapa orang lagi cedera ketika jet tempur Angkatan Darat Pakistan melancarkan serangan udara di daerah suku di bagian barat-laut negeri itu, Khyber Agency, Minggu (5/4/2015).

Radio Pakistan mengatakan beberapa jet tempur menyerang lima tempat persembunyian gerilyawan di Lembah Tirah, Khyber Agency, daerah suku semi-otonomi di sepanjang perbatasan Pakistan-Afghanistan.

Identitas gerilyawan yang tewas belum diketahui, tapi kelompok terlarang Lashkar-e-Islam dan Tehreek-i-Taliban Pakistan memiliki cengkeraman kuat di Lembah Tirah, kata Xinhua.

Pada awal September 2014, Angkatan Darat Pakistan mengumumkan serangan bersenjata "Operasi Khyber 1" terhadap gerilyawan, yang berakhir pada Maret.

Sekarang, militer Pakistan melancarkan "Operasi Khyber 2" di daerah tersebut dan serangan pada Minggu adalah kelanjutan dari "Operasi Khyber 1".

Ketika berbicara dengan media pada awal Maret, Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif mengatakan operasi militer yang sedang berlangsung di daerah suku itu telah menghancurkan tulang-punggung gerilyawan.

Dalam satu peristiwa lain di Bajaur Agency, yang berdekatan, seorang komandan senior gerilyawan tewas dalam satu bentrokan antara pasukan keamanan dan gerilyawan.

Beberapa sumber mengatakan komandan yang tewas itu adalah gerilyawan yang paling dicari dan terlibat dalam sejumlah kegiatan teror di daerah tersebut.

Pada akhir Maret, tentara Pakistan, yang didukung oleh jet tempur dan helikopter bermeriam, memerangi anggota Taliban dan sekutu barunya di lembah penting yang strategis di Wilayah Suku Khyber untuk menutup salah satu jalur utama gerakan lintas perbatasan gerilyawan.

Militer menyatakan serangan udara tersebut selama beberapa hari telah menewaskan lebih dari 200 petempur Therik-e-Taliban Pakistan (TTP) dan kelompok Lashkar-i-Islam di wilayah pegunungan terjal di Lembah Tirah, yang berbatasan dengan Afghanistan.

Para pejabat keamanan menduga banyak gerilyawan tersebut, yang telah melarikan diri dari wilayah suku lain setelah serangan militer, telah berlindung di Lembah Tirah, yang tak bisa didatangi sebab tak ada jalan ke sana. Pasukan Pakistan tak berada di daratan lembah itu, tapi telah membuat kemajuan setelah serangan udara yang menewaskan banyak gerilyawan.

Pasukan keamanan meningkatkan serangan sebab TTP telah menggunakan lembah tersebut sebagai tempat persembunyian utama dan merencanakan serangan setelah gerilyawan itu kehilangan pangkalan mereka di Wilayah Suku Waziristan Utara. Taliban telah melancarkan serangan mematikan terhadap satu sekolah yang dikelola militer di Peshawar.

Taliban dan kelompok lain bersenjata yang anti-pemerintah memperlihatkan perlawanan terhadap pasukan keamanan dengan memanfaatkan daerah yang sebelumnya mereka kuasai.

Menguasai Lembah Tirah penting buat Taliban sebab mereka dapat bersembunyi dan memanfaatkan lembah itu untuk menyeberangi perbatasan ke dalam wilayah Afghanistan.

Lembah tersebut sama pentingnya buat pasukan keamanan untuk melucuti pangkalan terakhir Taliban dan menghalangi jalur gerakan lintas-perbatasan mereka. Pasukan Afghanistan juga tak banyak menguasai wilayah terjal yang sulit didatangi di wilayah perbatasannya, kata ahli Afghanistan yang mengenal daerah itu.(Ode)**

.

Categories:Internasional,