Pengawasan Gunung Guntur Tetap Berlanjut

Pengawasan Gunung Guntur Tetap Berlanjut

Bandung - Direktur Kriminal Khusus Polda Jabar Kombes Pol Wildan Deny menyatakan pengawasan di Gunung Guntur, Garut, berlanjut guna mencegah kerusakan lingkungan akibat penambangan liar pasir dan batu.

"Nanti kita akan lakukan pengawasan, tidak hanya sekadar dipasang portal lalu ditinggalkan begitu saja." kata Wildan usai inpeksi mendadak bersama Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar dan tim Satgas Penegakan Hukum Lingkungan Terpadu di Garut, Senin (6/4/2015).

Ia menegaskan, polisi tidak akan melakukan pembiaran terhadap pihak yang melanggar hukum merusak lingkungan di Gunung Guntur.

Bahkan, lanjut dia, jajarannya sudah melakukan penindakan terhadap pihak yang merusak lingkungan di kawasan gunung aktif itu.

"Bukan sekali ini (penindakan) saja, 2013 kita sudah pernah melakukan penindakan hukum," katanya.

Namun upaya penindakan yang sudah dilakukannya itu, menurut dia, ternyata tidak memberikan efek jera, sehingga kembali ditemukan aktivitas penambangan yang merusak lingkungan.

"Efek jeranya tidak ada, makanya sekarang kita turun tim Satgas," katanya.

Ia berharap, diterjunkannya tim Satgas Penegakan Hukum Lingkungan Terpadu tidak ada lagi pihak yang berani melakukan aktivitas penambangan liar di kawasan Gunung Guntur.

"Dengan turunnya tim Satgas kita berharap ini yang terakhir. Pemasangan portal agar tidak ada yang masuk," katanya.

Sementara itu, hasil inpeksi mendadak tim mencatat ada sekitar 89 hektare lahan kawasan Gunung Guntur rusak karena aktivitas penambangan.

Tim Satgas akan terus menyelidiki kasus kerusakan lingkungan tersebut, kemudian bagi pelakunya akan dijerat Undang-undang tentang Pertambangan Mineral dan Batubara serta Undang-undang Lingkungan Hidup dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. (AY)

.

Categories:Daerah,
Tags:,