Karawang Wilayah Investasi Tertinggi di Jabar

Karawang Wilayah Investasi Tertinggi di Jabar

ilustrasi. (Net)

Jakarta - Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat Dedi Mizwar dalam peresmian pabrik baru PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) di Kawasan Industri Suryacipta mengatakan bahwa Kabupaten Karawang merupakan wilayah investasi tertinggi yang dimiliki Jawa Barat.

"Realisasi total investasi di Jawa Barat mencapai Rp93,52 triliun, tapi Rp41,07 triliun di antaranya dihasilkan oleh Kabupaten Karawang. Ini menjadikan Karawang yang tertinggi di Jawa Barat," kata Dedy di Karawang, Selasa (7/4/2015).

Pada kesempatan tersebut ia meminta PT IAMI agar terus mengembangkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di perusahaan tersebut, sehingga bisa meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.

Dia juga menjelaskan, berdasarkan data HKI (Himpunan Kawasan Industri) pada 2013 terdapat 62 kawasan industri di Indonesia, dengan luas mencapai 29.100 hektare.

"Di Jabar sendiri ada 22 kawasan industri, luasnya lebih dari 13 ribu hektare. Jika dibandingkan dengan Kepulauan Riau, kita lebih besar. Mereka hanya sekitar 1.900 hektare," tukas pria yang juga mantan aktor film Indonesia tersebut.

Menurut Dedy, Industri otomotif merupakan salah satu subsektor yg diprioritaskan di Indonesia, dan dengan diresmikannya pabrik tersebut tentunya akan menjadi kontribusi bagi bangsa utk menjajaki pasar otomotif hingga ke luar negeri.

Dalam kegiatan tersebut Menteri Perindustrian Saleh Husin menyampaikan harapannya agar pembangunan pabrik tersebut dapat memberikan kontribusi yang semakin besar bagi perekonomian Indonesia.

Menperin menegaskan, pemerintah sangat mendukung upaya tersebut karena kendaraan yang akan diproduksi tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga akan dipasarkan ke berbagai negara di dunia.

"Langkah tersebut sangat sejalan dengan kebijakan pengembangan industri otomotif Indonesia. Oleh karenanya saya minta, supaya Isuzu bisa mengekspor minimal 50 persen produksinya," tuturnya.

Pembangunan pabrik tersebut menelan investasi hingga Rp1,3 triliun, dan direncanakan mampu menyerap tenaga kerja baru hingga 1.000 orang, serta melibatkan sekitar 136 industri komponen tier-1 dan sekitar 544 perusahaan tier-2. (AY)

.

Categories:Daerah,