11 Juta Jiwa Remaja Jabar Lakukan Pernikahan Dini

11 Juta Jiwa Remaja Jabar Lakukan Pernikahan Dini

Ilustrasi Foto.(Net)

Bandung- Saat ini provinsi Jawa Barat, merupakan salah satu provinsi terpadat, hal ini dikarenakan 20% penduduk Indonesia berada di Jawa Barat. Kepadatan penduduk ini membuat angka pernikahan usia dini meningkat. Di Jawa Barat terdapat 11 juta jiwa remaja yang memiliki tingkat usia pernikahan di usia 16 hingga 18 tahun. 
 

Ahmad Taufiq selaku perwakilan dari kementrian perencanaan dan pembangunan nasional (PPN) yang dulu dikenal Bappenas mengungkapkan bahwa dengan naiknya jumlah pernikahan diusia tersebut cukup rentan juga masuk ke masalah perceraian. 

"11 juta remaja ada di Jabar. Mereka memiliki tingkat usia pernikahan antara antara usia 16-18 tahun, dan paling banyak perempuan. Usia perkawinan di bawah umur cukup tinggi, maka tingkat perceraiannya pun lebih tinggi," ujar Taufiq di acara Pembinaan dan Peningkatan Kapasitas Radio Komunitas di Balai Besar Pengembangan dan Perluasan Kerja (BBPPK) Lembang, Jalan Raya Lembang no.222, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Selasa. 7 April 2015.

 
Terdapat tiga aspek yang dapat menyebabkan tingkat perceraian tinggi usai nikah muda. Ketiga aspek tersebut jika tidak terpenuhi salah satunya akan berdampak fatal bagi sebuah keluarga.

" Yaitu psikoligis, medis, dan ekonomi. Jika salah satu tidak terpenuhi, akan berdampak buruk bagi keluaraga tersebut. Apalagi sekarang marak aksi bunuh diri karena segi ekonomi dan lain-lain," ujarnya.



Taufiq menjelaskan banyak cara untuk menciptakan suatu keluarga menjadi keluarga sejahtera. Menurut dia, Jabar saat ini sudah memasuki kawasan bonus demografi dengan membludaknya jumlah penduduk.

"Jabar pada tahun 2011 sudah menjadi kawasan bonus demografis, yang seharusnya setiap keluarga sudah sejahtera. Tapi pada kenyataannya, kebanyakaan sekarang ini lulusan SMP. Salah satu caranya untuk menjadi keluarga sejahtera, yaitu dengan KB. Karena melalui perencanaan keluarga berencana bisa menjadi keluarga sejahtera," tuturnya.(Ode)**

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,