KONI Kabupaten Bekasi Evaluasi Kebutuhan Jelang Porda XII

KONI Kabupaten Bekasi Evaluasi Kebutuhan Jelang Porda XII

KONI Kabupaten Bekasi Evaluasi Kebutuhan Jelang Porda XII

Cikarang - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi, mengevaluasi kebutuhan peralatan pertandingan yang diajukan seluruh cabang olahraga setempat menjelang Pekan Olahraga Daerah XII/2014.

"Kebutuhan peralatan pertandingan yang diajukan seluruh cabang olahraga diverifikasi kembali karena anggaran pengajuan tersebut melebihi kemampuan yang dimiliki penyelenggara," kata Ketua Umum KONI Kabupaten Bekasi Romli di Cikarang, Minggu (12/10/2014).

Dia mengatakan, bahwa verifikasi pengajuan kebutuhan alat pertandingan bertujuan meminimalisasi penggunaan anggaran yang tidak penting.

Menurut dia, kebijakan verifikasi anggaran itu akan mengakibatkan beberapa item dari pengajuan tersebut tidak bisa terealisasi.

"Seluruhnya kami verifikasi. Kalau ternyata ada item yang tidak penting, ya, kami coret, seperti ada pengajuan AC atau peralatan lainnya yang menurut kami tidak penting karena kebutuhan yang diajukan cabang olahraga jumlahnya luar biasa," katanya.

Romli menilai, daftar kebutuhan pertandingan yang diajukan seluruh pengurus cabang olahraga di wilayah itu terkesan mewah dan berpotensi menghamburkan uang.

Meski demikian, pihaknya menyerahkan seluruh verifikasi itu kepada Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bekasi.

Dia juga berpesan kepada seluruh pengurus cabang olahraga agar realistis dalam memanfaatkan anggaran yang ada.

"Cobalah pakai hati, jangan dijadikan kesempatan menjelang pelaksanaan Porda November nanti. Tidak perlu mewah-mewah, yang penting pertandingan berjalan lancar, pakai peralatan yang standar saja sesuai dengan kemampuan kita," katanya.

Romli menyarankan, agar pengurus cabang olahraga berinisiatif untuk menggunakan peralatan milik pengurus daerah (pengda) masing-masing demi efisiensi anggaran.

"Harusnya pengcab berkoordinasi dengan pengda karena mereka juga punya peralatan pertandingan dan itu bisa dipinjam daripada harus beli kan mahal, sementara kita memiliki kemampuan anggaran yang terbatas," katanya.

Menurut dia, anggaran kebutuhan yang besar tidak bisa menjamin pelaksanaan Porda berjalan dengan lancar.

"Jika seluruh pengurus memiliki perhatian untuk membesarkan olahraga, sekecil apa pun anggarannya pesta olahraga tetap meriah dan lancar," katanya. (AY)

.

Categories:Olahraga,
Tags:olahraga,