Bawaslu Jabar Petakan Titik-titik Rawan Kecurangan Pilkada

Bawaslu Jabar Petakan Titik-titik Rawan Kecurangan Pilkada

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat saat ini sedang melakukan pemetaan titik-titik rawan kecurangan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak di delapan kabupaten/kota di wilayah tersebut.

"Pemetaan ini dilakukan untuk menekan berbagai kecurangan penyelenggaran Pilkada Serentak di Jawa Barat," kata Ketua Bawaslu Jawa Barat, Harminus Koto, di Bandung, Jumat (10/4/2015).

Ia menuturkan, pemetaan tersebut juga dilakukan supaya masyarakat terlibat secara sukarela, dari awal sampai pelaksanaan pilkada serentak.

"Hal tersebut juga akan dilakukan bersama LSM pemantau pemilu yang telah berpengalaman. Targetnya sebelum tahapan DPT berlangsung kami petakan. Terkait jumlah penduduk, kalau ada perbedaan akan dicari di mana dan apa persoalannya," katanya.

Oleh karena itu, lanjut dia, ketika validasi panwaslu sudah punya masukan terhadap KPU dan hak politik masyarakat tak berkurang dan tak ditambah-ditambah.

" Jadi terkait hal ini kami akan mengundang kuwu-kuwu di tingkat kecamatan, desa/kelurahan, sama RT/RW, supaya hak suara masyarakat jangan sampai dimainkan.

Bawaslu Jabar, kata dia, terus berupaya mendorong agar ada partisipasi masyarakat dan ini pernah dilakukan di Kota Bandung dengan membuat lembaga untuk mendorong partiispasi masyarakat.

"Peran serta dari masyarakat secara komprehensif akan intens dilibatkan. Termasuk melibatkan mahasiswa dan pelajar secara intens," kata dia. (AY)

.

Categories:Daerah,
Tags:,