Mengenal Karya Seni yang Memanusiakan Manusia

Mengenal Karya Seni yang Memanusiakan Manusia

salah satu karya lukisan di paradise art (putri)

Bandung- Acara Paradise yang berisi 
Parahyangan Art, Design, & Silver Screen Exhibition mengambil
 tema "Creative Rebellion". Sebuah acara yang digagas oleh mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan dengan visi untuk mempertemukan aneka cabang dalam seni dengan seluas-luasnya masyarakat. 
 
Acara Paradise yang digelar di Graha Bumi Sangkuriang pecah Jl Ki Putih Bandung, Jumat (10/4/2015) dikunjungi oleh anak muda pecinta seni di Kota Bandung. Helena Rizki, selaku Ketua Panitia acara Paradise mengaku telah mempersiapkan acara ini selama 9 bulan terhitung dari Agustus 2014.
 
Berbagai macam jenis lukisan ditampilkan dalam ruangan. Lukisan yang terpajang telah dikumpulkan dari bulan Februari hingga Maret dan lukisan-lukisan ini tidak hanya dari Unpar saja tetapi ada juga dari UI, ITB bahkan Singapura ikut berpartisipasi.
 
"Kalau lukisan kita buka submission, 
dari 215 karya yang submit cuma dipilih 70 karya dan kita pakai akurator pak Dianto dari Lembaga LPH, dia itu lembaga seni di kampus yang bergerak di estetika dan filsafat," ujar Helana (20 thn) yang mahasiswa jurusan Hubungan Internasional.
 
Helena mengungkapkan temanya lebih ke art experimental karena kita ingin mengedukasikan seni lagi. Tema Creative Rebellion ingin mendobrak
 think out of the box. Di pameran lukisan ini tidak hanya ditampilkan karya statis tetapi ada juga karya-karya  kontemporer lainnya, mix media, performing arts.
 
Helena berharap dengan adanya acara ini masyarakat menjadi lebih peduli soal seni. 
Makna dan pesan-pesan yang terkandung dalam karya, diharapkan, dapat menjadi sarana bagi refleksi-edukasi-rekreasi yang kian dapat memanusiakan manusia.
 
"Seni itu untuk semuanya bukan hanya senimannya aja, bukan untuk seninya juga, seni bukan untuk seni, seni bukan untuk galeri," papar Helena menandaskan.(Ode)**
.

Categories:Hiburan,
Tags:,