Arsenal Terus Tempel Chelsea

Arsenal Terus Tempel Chelsea

London - Aaron Ramsey mencetak gol semata wayang di pertandingan, ketika Arsenal menempel pemuncak klasemen Liga Utama Inggris Chelsea dengan kemenangan 1-0 di markas tim peringkat kedua dari bawah Burnley pada Minggu (12/4/2015) WIB.

Gelandang Wales itu mencetak gol pada menit ke-12 di Turf Moor, menggulirkan bola ke bagian atas gawang dari jarak dekat setelah peluang-peluang yang dimiliki rekan-rekan setimnya Alexis Sanhez dan Mesut Ozil gagal berbuah gol.

Hasil ini membuat pasukan Arsen Wenger terpaut empat angka dari Chelsea, yang akan mengunjungi tim papan bawah asal London Queens Park Rangers, dan membuat Burnley yang dilatih Sean Dyche terpaut dua angka dari zona aman.

"Ini merupakan penampilan pertarungan yang lebih dari penampilan yang cair, dan itu karena Burnley terorganisir dengan sempurna dan sangat bugar untuk menjaga kondisi mereka selama total 90 menit," kata Wenger.

Perjalanan ke Loftus Road merupakan pertandingan pertama dari dua pertandingan yang belum dimainkan oleh Chelsea, namun dengan pertandingan melawan Manchester United dan Arsenal juga akan dimainkan tidak lama lagi bagi pasukan Jose Mourinho, pasukan Wenger mungkin belum mengucapkan selamat tinggal kepada gelar liga.

Mereka gagal tampil meyakinkan saat melawan Burnley, namun sekarang telah memenangi delapan pertandingan secara beruntun untuk pertama kalinya sejak musim 'Invincibles' 2003/2004 dan terlihat setidaknya telah mengamankan tiket Liga Champions.

"Saya tidak berpikir bahwa pertandingan kami melawan Chelsea akan menentukan gelar Liga Utama Inggris," tutur Wenger.

"Mereka memilki dua pertandingan yang belum dimainkan, namun kami harus berusaha terus melaju. Kami telah berjanji pada diri sendiri untuk tampil sebaik mungkin sampai akhir, dan kemudian kita akan melihat di mana kami berada." Pada pertandingan yang dimainkan lebih awal, Tim Sherwood kembali menghantui bekas klubnya Tottenham Hotspur, ketika Aston Villa memperbesar peluangnya untuk menghindari degradasi dengan kemenangan 1-0.

Christian Benteke menjadi penentu kemenangan, menyambar umpan silang dari sayap kanan yang dikirimkan Leandro Bacuna pada menit ke-35 untuk mencatatkan gol kedelapannya dari enam pertandingan.

Pada kembalinya ia ke White Hart Lane menyusul pemecatannya oleh Spurs pada akhir musim lalu, pelatih Villa Sherwood berkata timnya membuka selisih enam angka atas zona degradasi.

Namun kemenangan ini harus dibayar mahal, di mana bek tengah Ciaran Clark dan penyerang Gabriel Agbonlahor, yang peluangnya membentur tiang, harus meninggalkan lapangan karena cedera dan Carlos Sanchez diusir keluar lapangan pada fase akhir pertandingan setelah mendapatkan dua kartu kuning.

Trigol Bolasie "Itu merupakan hasil fantastis," kata Sherwood. "Kami membawa penampilan bagus saat bermain imbang 3-3 dengan QPR. Kami pikir kami dapat tampil bagus, dan kami melakukannya. Saya pikir kami layak untuk menang." Kekalahan Spurs membuat mereka kehilangan pijakan pada pertarungan mengamankan zona Eropa, dengan Southampton naik dua angka ke atas mereka -- dan melompati Liverpool -- melalui kemenangan 2-0 atas Hull City.

James Ward-Prowse memecah kebuntuan melalui penalti pada menit ke-56 setelah mantan penyerang Hull Shane Long dijatuhkan oleh Alex Bruce. Graziano Pelle mengakhiri puasa gol 14 pertandingannya di liga dengan mengemas gol penutup.

Hull tetap berada dalam kesulitan, unggul dua angka atas posisi tiga terbawah di peringkat ke-17, dan Sunderland hanya satu angka lebih baik menyusul kekalahan 1-4 dari Crystal Palace.

Pemain sayap asal Republik Demokratik Kongo Yannick Bolasie menjadi pemain pertama Palace yang mengemas trigol di Liga Utama Inggris, dan ia juga memberi umpan untuk gol Glenn Murray ketika pasukan Alan Pardew mencatatkan kemenangan beruntun keempatnya.

Connor Wickham mencetak gol voli untuk menjadi gol hiburan bagi Sunderland yang dilatih Dick Advocaat, yang kini telah terhempas kembali ke bumi setelah mengalahkan musuh bebuyutannya Newcastle United dengan skor 1-0 pada pertandingan sebelumnya.

Klub juru kunci Leicester City memperbesar harapan mereka untuk menghindari degradasi dengan dua kali bangkit dari ketertinggalan untuk menang 3-2 di markas West Bromwich Albion, yang membuat pasukan Nigel Pearson kini terpaut tiga angka dari zona aman.

David Nugent dan Robert Huth membatalkan keunggulan yang dibukukan Darren Fletcher dan Craig Gardner, sebelum Jamie Vardy menggebrak di sisi kotak penalti West Brom dan mencetak gol kemenangan.

"Itu merupakan gol luar biasa (dari Vardy), namun kami tidak boleh terlalu bergembira," kata pelatih Leicester Pearson.

"Rasanya hebat untuk bisa meraih kemenangan setelah tertinggal terlebih dahulu, namun kami masih memiliki banyak hal untuk dilakukan." Penalti Jonjo Shelvey membawa Swansea City imbang 1-1 dengan Everton, sedangkan Marko Arnautovic mengamankan hasil imbang 1-1 untuk Stoke di markas West Ham United, yang unggul terlebih dahulu melalui tendangan bebas 24 meter dari Aaron Cresswell. (AY)

.

Categories:Sepak bola,
Tags:,