Jubir KPK Johan Budi Naik Jadi Deputi Pencegahan KPK

Jubir KPK Johan Budi Naik Jadi Deputi Pencegahan KPK

Juru Bicara KPK Johan Budi berbincang dengan para wartawan FOTO ANTARA

Jakarta - Pembawaannya tenang, saat berbicara runtut tidak berbelit-belit. Memang cocok menjadi jubir KPK. Karena kinerjanya yang bernas, menurut 
Wakil Ketua KPK Bambang Widjotanto, Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi Sapto Pribawo naik jabatan menjadi Deputi Pencegahan KPK.

"Posisinya (Johan Budi) sebagai Deputi Pencegahan karena Deputi terdahulu menjadi salah satu Deputi di BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan)," kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, Senin (13/10/2014).

Menurut Bambang, KPK sedang mencari pengganti Johan Budi yang juga menjabat sebagai Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas).

"Yang akan segera dicari adalah pengganti Ka Biro Humas," kata Bambang.

Sedangkan posisi Jubir KPK menurut Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas masih akan dirangkap oleh Johan Budi sampai ditemukan penggantinya.

"Dirangkap," kata Busyro saat ditanya pengganti Jubir KPK pengganti Johan Budi.

Menurut Johan, ia sudah mengikuti seleksi tersebut sejak dua bulan lalu.

"Saya memang mengikuti seleksi Deputi Pencegahan sejak dua bulan yang lalu dan pekan lalu pimpinan menyampaikan bahwa saya lulus dan ditunjuk menjadi Deputi Pencegahan KPK," ungkap Johan melalui pesan singkat.

Johan mengaku ia belum dilantik. "Menurut rencana baru Jumat pekan ini ada pelantikan," kata Johan.

Sedangkan mengenai posisinya sebagai jubir akan diumumkan KPK.

"Mengenai Jubir, akan ditunjuk dan diumumkan pimpinan pada hari Jumat besok," tambah Johan.

Johan sudah menjadi jubir KPK sejak 2006 atau tiga tahun setelah KPK resmi berdiri pada Desember 2003 berdasarkan UU No 30/2002 mengenai KPK.

Ia pernah juga merangkap sebagai Jubir dan Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK pada 2008-2009, selanjutnya pada 2009 Johan menjadi Kepala Biro Humas KPK.(Ode)**
.

Categories:Nasional,
Tags:nasional,