Pengendara Moge Tabrak Siswa Jadi Tersangka

Pengendara Moge Tabrak Siswa Jadi Tersangka

Motor Harley Yang terlibat tabrakkan dengan motor bebek

Bandung - Kepolisian Daerah Jawa Barat, menetapkan seorang pengendara sepeda motor gede Harley Davidson sebagai tersangka karena menjadi penyebab tewasnya siswi SMA dari insiden kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Ciamis, Jumat (10/4).

"Pengendara Harley yang terlibat tabrakan di Ciamis sudah kita tetapkan sebagai tersangka," kata Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol. Joko Rudi di Bandung, Selasa (14/4/2015).

Ia mengatakan, tersangka yakni inisial SS (51) warga Jakarta yang kendaraannya mengalami tabrakan dengan sepeda motor bebek dikendarai Imas Pujasari siswi SMA Negeri 1 Banjarsari, Ciamis.

Imas diduga tewas di lokasi kejadian, bahkan pengendara motor gede juga mengalami luka hingga harus mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit.

Tersangka, kata Joko, sudah menjalani proses hukum lebih lanjut dan dijerat undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas.

"Kita sudah proses, pengemudi itu lepas kendali saat mengendarai kendaraannya," katanya.

Ia menjelaskan, penetapan tersangka itu karena kendaraannya melaju terlalu kencang dan mengambil lajur kanan.

"Kesalahannya disitu, jadi, jika mau nambah kecepatan, jalur didepannya seharusnya kosong," kata Joko.

Selanjutnya, kata Joko, tersangka dijerat Pasal 310 ayat 3 dan 4 yang menyebabkan orang luka berat dan meninggal dunia dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

"Tersangka akan diancam dengan hukuman tujuh tahun penjara," katanya.

Peristiwa itu terjadi saat konvoi sepeda motor Harley Davidson dari Bandung menuju objek wisata Pangandaran untuk menghadiri acara "The 9th Memorial Wing Day".

Selain di Ciamis, insiden tabrakan melibatkan sepeda motor gede itu terjadi di Jalan Raya Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya yang menewaskan seorang pengendara sepeda motor bebek.

Aksi konvoi motor gede yang terbagi beberapa kelompok tersebut sempat memicu kekesalan sejumlah warga dan pengguna jalan raya lainnya.

Konvoi Harley Davidson yang mendapatkan pengawalan polisi itu dinilai masyarakat arogan, terkesan tidak menghargai sesama pengguna jalan raya.

"Saya hampir saja terserempet moge, harusnya di jalan itu sama-sama tertib," kata Syarif pengendara sepeda motor asal Bandung. (AY)

.

Categories:Daerah,
Tags:,