Pengadaan Sel Surya Dibatasi Anggaran

Pengadaan Sel Surya Dibatasi Anggaran

Ilustrasi.(Foto:Net)

Padalarang - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar, menyatakan pengadaan solar cell (sel surya) belum dapat dilakukan secara merata bagi daerah tertinggal karena terbatasnya anggaran yang dimiliki pemerintah.

"Kalau perlu memang banyak daerah-daerah yang harus kita beri (solar cell), tapi lagi-lagi mengingat soal keterbatasan anggaran," kata Marwan saat kunjungannya ke Kabupaten Bandung Barat, Rabu (15/4/2015).

Ia menuturkan, daerah tertinggal di Indonesia membutuhkan solar cell sebagai energi alternatif listrik untuk penerangan.

"Beberapa daerah ada untuk solar cell, memang masih sangat dibutuhkan," katanya.

Ia mengatakan, Kementeriannya tidak terlalu banyak untuk pengadaan solar cell tersebut.

Pihaknya hanya beberapa daerah tertinggal saja yang akan diberikan solar cell tersebut dengan buatan dalam negeri.

"Pada prinsipnya kategori daerah-daerah tertinggal itu bisa berikan solar cell itu," katanya.

Ia menyebutkan, status daerah tertinggal di Indonesia tercatat sebanyak 122 kabupaten dari total lima ratusan kabupaten.

Jumlah daerah terrtinggal itu, lanjut dia, masih akan dilihat kembali perkembangannya.

"Sedang saya review lagi karena diluar itu (122) masih ada pembinaan selama lima tahun, bisa mencapai kurang lebih masih ada 200 lebih daerah tertinggal," katanya. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:,