Salat Jumat di KAA Diamankan Metal Dotector

Salat Jumat di KAA Diamankan Metal Dotector

Masjid Raya Bandung, Jawa Barat.(Net)

Bandung- Pengelola Masjid Raya Bandung, Jawa Barat menyosialisasikan kepada jamaah, nantinya masjid ini akan digunakan oleh para kepala negara dan delegasi muslim untuk melaksanakan salat Jumat pada 24 Arpil. Ini bertepatan dengan acara puncak peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60.

Hal itu disampaikan Kedua DKM Masjid Raya Bandung, Pjepje Soebrata sebelum melaksanakan salat, Jumat (17/4/2015).  Dia mengimbau kepada jamaah untuk datang lebih awal guna melaksanakan salat pada Jumat depan. Karena nanti jamaah yang masuk ke dalam masjid akan melalui metal detector sebagai pengaman.

"Kami imbau, para jemaah nanti datang lebih awal, karena nanti juga ada tamu negara yang akan salat Jumat bergabung dengan kita. Nanti juga akan ada metal detector saat para jamaah masuk ke area masjid," ujarnya sebelum melaksanakan salat Jumat di Masjid Raya Bandung, Jawa Barat.

Para tamu negara nanti akan dibuat shaft khusus di bagian depan. Namun, tidak menutup kemungkinan para tamu negara  akan berbaur dengan jamaah lainnya.
"Akan membuat beberapa shaf untuk kepala negara. Mungkin nanti di bagian depan. Tapi, mungkin juga para delegasi akan bergabung dengan kita di shaft lainnya," ujarnya.

Ketua DKM pun menerangkan, beberapa fasilitas yang dilakukan perbaikan dalam rangka menyambut para tamu negara tersebut. Di antaranya, pemolesan dinding masjid di bagian dalam dan luar serta menambah fasilitas pendingin ruangan (AC).

"Alhamdulillah, kita sejak sebulan melakukan beberapa perbaikan dan pengecatan baik di luar maupun di dalam. Nanti juga kita akan menambahkan AC untuk di dalam. Mohon maaf kalau sekarang sedikit panas, karena AC akan dipasang nanti malam," tuturnya.

Perbaikan dan pemolesan Masjid Raya Bandung itupun menelan dana kurang lebih Rp 2,3 miliar, yang merupakan dana hibah dari CSR Bank BJB. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:kaa,