Pemerintah Bekukan PSSI, Ribuan Bonek pun Bertakbir

Pemerintah Bekukan PSSI, Ribuan Bonek pun Bertakbir

Ribuan Bonek yang menggelar aksi di depan Hotel JW Marriot, Surabaya.(Net)

Surabaya - Ribuan Bonek yang menggelar aksi di depan Hotel JW Marriot, Surabaya sontak menyambut dengan sorak dan letupan petasan, atas keputusan dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Keputusan itu membekukan PSSI dan tidak mengakui segala bentuk kegiatan induk sepakbola itu.
 
Keputusan Menpora No. 0137 tahun 2015 yang ditandatangani Menpora Imam Nahrawi itu, dibacakan oleh koordinator aksi Andie Pecie di hadapan ribuan Bonek. "Kawan-kawan tolong berdiri sebentar ada pengumuman penting dari Jakarta. Surat Keputusan Menpora Nomor 01317 Tahun 2015. Dengan ini menyatakan, pemerintah tidak mengakui segala kegiatan oleh PSSI, dan mulai hari ini PSSI dibekukan," teriak Andie Pecie di atas mobil komando, Sabtu (18/4/2015).
Spontan, pengumuman surat keputusan itu disambut dengan takbir berkali-kali. Letupan petasan dan teriakan yel-yel khas Bonek pun menggema di Jalan Embong Malang. Tak hanya itu, beberapa Bonek melakukan sujud syukur karena keputusan tersebut.
"Kawan-kawan, dulur-dulur kabeh, perjuangan kita sudah tercapai. Kita tidak perlu bertemu dengan peserta kongres di dalam hotel. Apa pun itu, kegiatan yang ada di dalam kongres adalah ilegal dan tidak diakui pemerintah," katanya.
Mereka  terus meneriakkan yel-yel. Lagu-lagu khas Bonek pun menggema, tak ubahnya suporter yang melihat pertandingan sepakbola. Di sela-sela teriakan yel-yel itu ada beberapa suporter Bonek yang terharu hingga meneteskan air mata.
Sebelumnya, aksi Bonek 1927 ini menuntut tiga hal. Pertama kepada Presiden RI untuk melawan mafia FIFA demi kedaulatan Republik Indonesia. Kedua, menuntut Menpora dan BOPI untuk tegas terhadap PSSI dan PT Liga Indonesia. Ketiga, mengembalikan hak Persebaya di bawah PT Persebaya Indonesia sebagai klub sepakbola. (Jr.)**
.

Categories:Sepak bola,
Tags:sepak-bola,