Helikopter yang Jatuh di Semarang Akibat Gagal Manuver

Helikopter yang Jatuh di Semarang Akibat Gagal Manuver

Foto: Twitter

Semarang -  Kecelakaan helikopter milik TNI Angkatan Darat yang terjadi di Bandara Ahmad Yani Semarang pagi tadi, akibat gagalnya pilot bermanuver. Helikopter tersebut digunakan untuk latihan rutin siswa penerbangan TNI AD.
Komandan Lanumad Ahmad Yani Semarang, Kolonel Cpn Harryson Sitorus menjelaskan, helikopter jenis Bell 205 itu mengalami pendaratan keras sekitar pukul 08.25 WIB. Pada saat itu, siswa tengah diajarkan teknik autorotation atau memanfaatkan sisa putaran mesin dan mendaratkan helikopter saat mengalami mati mesin.
"Ketika akan mendarat terjadi penurunan yang cepat, sehingga terjadi pendaratan keras dari ketinggian sektar 300 meter," kata Harryson Sitorus, Selasa (21/4).
Menurutnya, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, peristiwa itu sempat mengganggu penerbangan di Bandara Ahmad Yani Semarang. Instruktur pilot dan siswa, yakni Letkol Cpn Cahyo Permono dan Letkol Dwi Iriantoto, keduanya juga tidak mengalami cedera.
"Tidak ada korban dalam kejadian tersebut, keduanya selamat. Namun, memang sempat mengganggu aktivitas bandara, karena posisinya berada di ujung landasan pacu," katanya.
Sementara itu, General Affairs and Communication Section Head PT Angkasa Pura I Bandara Ahmad Yani Semarang, Anom Fitranggono mengatakan, kegiatan pelatihan terbang tetap dilakukan seperti semula. 
Sementara itu, helikopter yang mengalami kecelakaan telah berada di hanggar Lanumad Ahmad Yani Semarang. |Sudah dibawa ke hanggar untuk dilakukan pengecekan teknis," tambah Anom. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,