75 Mahasiswa Tenaga Magang Berangkat ke Jepang

75 Mahasiswa Tenaga Magang Berangkat ke Jepang

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung – Sebanyak 75 mahasiswa pertanian dari Politeknik Negeri Bandung asal Jawa Barat, diberangkatkan sebagai tenaga magang ke Jepang.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Politeknik Negeri Bandung, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jabar dan Koperasi Kulak Mitra Pakuan (KKMP) Ardin Jabar dengan Sento Co-operative Kyoto, Jepang dilaksanakan di Gedung Sate Kota Bandung, Selasa (21/4/2015).

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengapresiasi program magang yang dilakukan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Barat itu. Menurutnya, jumlah penduduk Jabar diprediksi akan mencapai angka 56 juta jiwa di tahun 2025 mendatang. 

 
Oleh karenanya, dibutuhkan sumber daya manusia yang profesional untuk memenuhi kebutuhan industri, terutama manufaktur, yang notabene 60 persen nasional berada di Jabar. Mlalui program tenaga kerja magang tersebut, Deddy berharap kerja sama antar negara dapat terus terjalin, guna meningkatkan perekonomian kedua belah pihak.

“Merupakan harapan kita bersama, pertemuan itu akan mempererat ikatan kerja sama, sekaligus menjadi momentum untuk memulai kerja sama pada bidang lain, seperti pendidikan dan tenaga kerja," ujar Deddy.

Ke-75 mahasiswa Politeknik Negeri Bandung yang diberangkatkan telah melalui proses seleksi dan wawancara, serta akan dibekali kursus bahasa Jepang. Nantinya, setelah 3 tahun masa magang di Jepang, seluruhnya diwajibkan kembali ke Jawa Barat, dan bekerja sebagai tenaga ahli di perusahaan yang tergabung dalam Apindo Jabar, maupun perusahaan Jepang yang berada di Jawa Barat.

“Sudah ada peraturan dan ketentuan dari Jepang, para peserta magang tidak boleh memperpanjang masa magang. Hanya 3 tahun," pungkas Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jabar Anton Gustoni, usai penandatanganan kerja sama. (Jr.)**
.

Categories:Pendidikan,
Tags:,