Keasrian Pantai Parangtritis Semakin Terancam

Keasrian Pantai Parangtritis Semakin Terancam

Pantai Parangtritis, Bantul, Yogyakarta.(Net)

Bantul - Lima tahun lalu, luas cagar alam Gumuk Pasir di Pantai Depok, Parangtritis, Bantul, Yogyakarta, sekitar lima tahun lalu mencapai 15 hektar. Namun, karena perambahan tambak udang ilegal, kini Gumuk Pasir menghilang lebih dari 50 persen.

Padahal, oleh pemerintah keberadaan Gumuk Pasir dijadikan sebagai penunjang pariwisata. Bahkan Gumuk Pasir merupakan cagar alam yang dilindungi karena hanya ada dua di dunia.

Namun karena ketidaktegasan pemerintah, tambak udang ilegal kini merambah di sepanjang pantai Kabupaten Bantul dan Kulonprogo. Ribuan kolam tambak di lahan itu tidak dilengkapi pengolahan limbah sehingga menimbulkan pencemaran. "Keberadaan tambak udang jelas menyalahi regulasi dan harus ditertibkan," kata Tustiyani, anggota DPRD  Provinsi DIY dari daerah pemilihan Kabupaten Bantul, Rabu (22/4).

Politisi PDIP itu juga mengatakan, keberadaan Gumuk Pasir sebagai habitat alami dan kekayaan tak ternilai yang harus dilindungi. "Sekarang keberadaannya semakin menyusut dan sangat mengkhawatirkan," ujarnya.

Jika sebelumnya luas Gumuk Pasir sekitar 15 hektar, sekarang hanya tinggal 7 atau 6 hektar.  "Jika dibiarkan keberadaan Gumuk Pasir yang langka ini hilang dan berubah menjadi petak kolam tambak udang ilegal," katanya.

Sementara itu, Dardi Nugroho, tokoh masyarakat Pantai Depok menduga ada praktek suap dalam perusakan Gumuk Pasir. "Dulu warga mencari pakan kambing saja dikejar-kejar karena di sini memang sebagai kawasan yang dilindungi," katanya. 

Namun sekarang, Dardi menganggap pemerintah berpihak terhadap para petambak karena punya duit banyak sehingga dibiarkan merusak dan membabat habis tanaman pelindung abrasi. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:wisata,