Bupati Purwakarta Tahan Gaji Kades karena Jual Air Bersih

Bupati Purwakarta Tahan Gaji Kades karena Jual Air Bersih

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.

Purwakarta - Gaji Kepala Desa Salem Kecamatan Pondok Salam Kabupaten Purwakarta ditahan karena terungkap menguasai mata air dan menjual airnya ke perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK).

Tindakan kades bernama Iyus itu terungkap saat Unit Tipiter Polres Purwakarta menangkap basah pegawainya yang bernama Nurdin (50) tengah menjual air.

"Mulai bulan ini saya tahan gaji Kepala Desa Pondok Salam karena perbuatannya menguasai mata air kemudian menjualnya," ujar Dedi di Purwakarta, Rabu (22/4).

Ia mengatakan saat ini tengah gencar memburu para penjual air bersih di Purwakarta karena itu merugikan masyarakat.

Bahkan, ia menyiapkan anggaran Rp 28 miliar untuk membeli dan menguasai semua titik mata air di Purwakarta. Otomatis, tindakan kades itu membuatnya geram.

"Pemkab Purwakarta ini  sedang berusaha agar mata air ini tidak dijual, tidak dikomersilkan atas perintah undang-undang, tapi masih ada yang menjual dan yang menguasai mata airnya ini kepala desa," kata Dedi.

Dari segi hukum, kata Dedi, ia mengapresiasi langkah kepolisian yang dengan tanggap menindaklanjuti kebijakan pelarangan penjualan mata air.

"Soal hukum saya persilahkan polisi mengusut hingga tuntas dan saya mendukungnya," ujar Dedi.

Seperti diketahui, seorang kepala desa di Kecamatan Pondok Salam Kabupaten Purwakarta berinisial I disebut-sebut memiliki titik mata air dan menjual air tersebut kepada pengusaha Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).

Hal itu dikatakan Nurdin (50), warga Desa Salem Kecamatan Pondok Salam saat diperiksa Unit Tindak Pidana pada Satreskrim Polres Purwakarta.

"Saya hanya pengelola saja, yang punya mata airnya pak kades. Pak Kades juga yang menjual dan menerima uang hasil penjualannya," ujar Nurdin saat diperiksa polisi, Rabu (22/4).

Gaji kades di Purwakarta sendiri senilai Rp 2.5 juta per bulan. Pemberian gaji itu mulai diberlakukan sejak awal tahun ini.(Ode)**

.

Categories:Daerah,
Tags:daerah,