Ribuan Warga Baduy Rayakan Ritual 'Seba'

Ribuan Warga Baduy Rayakan Ritual 'Seba'

Ribuan Warga Baduy Rayakan Ritual 'Seba'

Lebak - Ribuan warga Baduy di pedalaman Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, merayakan ritual "Seba", yang digelar di Gedung Pendopo Rangkasbitung. "Perayaan seba tahun ini merupakan seba besar dengan dihadiri ribuan warga Baduy," kata Uju Juanda, seorang pendamping Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan, di Lebak, Jumat (24/4).

Ia mengatakan, masyarakat Baduy Dalam dengan berpakaian putih-putih dan Baduy Penamping berpakaian hitam-hitam, mulai memadati Gedung Pendopo Pemerintah Kabupaten Lebak. Perayaan seba yang dilaksanakan pukul 20.00 WIB dihadiri Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya, dan pejabat muspida.

Warga Baduy Penamping berangkat pukul 13.00 WIB dengan menggunakan kendaraan sebanyak 20 truk.
Sedangkan, masyarakat Baduy Dalam berangkat pukul 04.00 WIB dengan berjalan kaki menempuh perjalanan sekitar 50 kilometer. "Kami berharap pelaksanaan seba berjalan lancar," katanya.

Menurutnya, perayaan seba yang dilaksanakan masyarakat Baduy sebagai wujud rasa syukur setelah panen hasil bumi selama setahun memberikan kehiduan yang lebih baik. Selain itu juga merupakan bentuk silaturahim masyarakat Baduy terhadap kepala daerah yakni bupati dan gubernur sebagai Bapak Gede.

Masyarakat Baduy sejak zaman Kesultanan Banten hingga sekarang masih mempertahankan seba secara turun-temurun. Pelaksanaan seba ini, kata dia, setelah menjalani tradisi kawalu selama tiga bulan dan kawasan Baduy Dalam yang tersebar di tiga kampung, yakni Cibeo, Cikeusik, dan Cikawartana tertutup bagi wisatawan. "Kami ke depan perayaan seba ini menjadikan ajang pariwisata masyarakat adat," ujarnya.

Jasmin, seorang warga Baduy mengaku dirinya senang tahun ini bisa mengikuti perayaan seba, untuk bertemu langsung dengan pejabat daerah. "Kami tahun lalu tidak menghadiri seba yang digelar di Gedung Pendopo Rangkasbitung," katanya.

Tetua masyarakat Baduy yang juga Kepala Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Daenah, mengatakan, perayaan seba tahun ini dihadiri sebanyak 2.000 warga. Masyarakat Baduy akan menyerahkan hasil pertanian. Di antaranya pisang, talas, gula aren, dan beras ketan kepada Bapak Gede.

Penyerahan hasil pertanian ini sebagai bentuk trimakasih kepada pemerintah daerah, yang memberikan perlindungan kesejahteraan dan keamanan bagi masyarakat Baduy. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,